Rabu, 29 September 2021 / 21 Safar 1443 H

Internasional

Pantai Gading Melarang Wanita dari Pekerjaan Tertentu

Bagikan:

Hidayatullah.com–Dalam rangka merayakan Hari Wanita Internasional, pemerintah Pantai Gading mengeluarkan peraturan yang melarang wanita melakukan sejumlah jenis pekerjaan tertentu.

Hal tersebut diungkap dalam konferensi pers tertutup hari Rabu malam (7/2018), dan dilaporkan media Kamis pagi beryepatan dengan Hari Wanita Internasional, lapor BBC.

Jubir pemerintah Bruno Kone mengatakan jenis pekerjaan yang terlarang bagi wanita di antaranya “yang melebihi kemampuan fisik wanita atau pekerjaan yang merendahkan moral wanita, misalnya melakukan pekerjaan di bawah tanah atau di bidang pertambangan.”

Tidak jelas pekerjaan apa yang dimaksud merendahkan moral wanita.

Namun ironisnya, larangan itu tidak mencakup apa yang umum tampak di negara Afrika Barat itu. Di Pantai Gading, terutama di kawasan pedesan, banyak dijumpai wanita berjalan kaki memanggul benan berat di kepalanya, sambil menggendong anaknya di punggung dan bahkan tidak jarang sambil menyusui sekaligus. Mereka berjalan dalam keadaan demikian sepanjang berkilo-kilo meter.di bawah terik sinar matahari Afrika yang terkenal ganasnya.

Ketika dihujani pertanyaan seputar peraturan tersebut, Kone menegaskan bahwa peraturan itu dibuat “untuk melindungi perempuan.”

Jika seorang wanita ingin melakukan pekerjaan yang termasuk dalam daftar larangan, kata Kone, mereka harus menghubungi seorang inspektur di Kementerian Pekerjaan dan memintanya untuk mengecek apakah wanita tersebut dapat melakukannya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Komisi HAM PBB Akan Selidiki Korban Nyawa Perang Narkoba Filipina

Komisi HAM PBB Akan Selidiki Korban Nyawa Perang Narkoba Filipina

genosida Srebrenica

Lebih dari 7000 Korban Pembantaian Bosnia Masih Hilang

RUU Sembelihan Ritual Ditolak Parlemen Polandia, Israel Marah

RUU Sembelihan Ritual Ditolak Parlemen Polandia, Israel Marah

British Museum Kembalikan 8 Barang Antik Hasil Curian saat Serang Iraq tahun 2003

British Museum Kembalikan 8 Barang Antik Hasil Curian saat Serang Iraq tahun 2003

Untuk Kesepuluh Kalinya Pipa Gas Mesir Diserang

Untuk Kesepuluh Kalinya Pipa Gas Mesir Diserang

Baca Juga

Berita Lainnya