Senin, 15 Februari 2021 / 3 Rajab 1442 H

Internasional

Jaksa Saudi Menuduh YouTube Mendukung Terorisme

Bagikan:

Hidayatullah.com–Jaksa Penuntut Umum Saudi menuduh situs jejaring sosial terkenal YouTube berkontribusi untuk menyebarkan ideologi ekstremis dan membantu merekrut orang muda untuk bergabung dengan kelompok teroris sebagaimana dilansir dari Middle East Monitor.

Jaksa membuat tuduhan tersebut selama persidangan terhadap delapan orang Saudi dan dua orang Yaman menuduh melakukan penembakan di sebuah patroli keamanan di Riyadh pada tahun 2005.

Baca: Tren Abaya Twitter dan Facebook di Saudi

Jaksa mengatakan penyelidikan mengungkapkan bahwa anggota kelompok tersebut menerima instruksi untuk melakukan serangan teroris mereka dari seorang pemimpin Daesh melalui video yang dipublikasikan di YouTube.

Baca: MUI Ingatkan Fatwa terkait Media Sosial

Jaksa menuduh terdakwa mengajukan tuntutan, termasuk mendengarkan ceramah oleh pemikir Daesh melalui YouTube, menanggapi ceramah perundang-undangan yang menyerukan untuk membunuh orang asing dan petugas keamanan, serta melaksanakan instruksi dari salah satu pimpinan organisasi tersebut untuk menembak petugas keamanan dengan niat membunuh mereka.

Menurut penuntut umum ini membuktikan bahwa YouTube terlibat langsung dalam perekrutan teroris dan mencoba melakukan serangan terhadap dua petugas keamanan di ibu kota Riyadh.*/Sirajuddin Muslim

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mozambique Minta Kaum Pemuda Tidak Gabung Milisi Muslim

Mozambique Minta Kaum Pemuda Tidak Gabung Milisi Muslim

Terjangkit Covid-19 Bekas PM Sudan Sadiq Al-Mahdi Diterbangkan ke UEA

Terjangkit Covid-19 Bekas PM Sudan Sadiq Al-Mahdi Diterbangkan ke UEA

Pemerintahan Saudi Tandatangani Kontrak Perluas Layanan Medis

Pemerintahan Saudi Tandatangani Kontrak Perluas Layanan Medis

Angka Kelahiran di Jerman Turun, Wanita Berpendidikan Menunda Berkeluarga

Angka Kelahiran di Jerman Turun, Wanita Berpendidikan Menunda Berkeluarga

Presiden Erdogan Didenda karena ‘Menghina’ Patung Perdamaian Armenia

Presiden Erdogan Didenda karena ‘Menghina’ Patung Perdamaian Armenia

Baca Juga

Berita Lainnya