Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Qatar dan Republik Chad Memulihkan Hubungan, Pertama Sejak Blokade Arab

Aljazeera
Bagikan:

Hidayatullah.com– Qatar dan Republik Chad telah menandatangani sebuah Nota Kesepahaman (MoU) yang memperbaiki hubungan diplomatik antara kedua negara, menteri luar negeri Qatar mengatakan kepada Aljazeera.

Hubungan antar mereka terputus pada Agustus setelah blokade empat Negara Teluk yang dipimpin oleh Saudi.

Kesepakatan itu dicapai setelah Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menggelar sebuah pertemuan dengan Cherif Mahamat Zene, Menteri Hubungan Luar Negeri Chad, integrasi Afrika dan kooperasi internasional, di Doha.

Dalam pertemuan itu, kedua negara mendiskusikan pengembangan dan peningkatan hubungan bilateral.

Baca: Qatar Kirim Keluhan Resmi ke WTO Atas Boikot Saudi CS

Lolwah al-Khater, juru bicara kementrian luar negeri Qatar, mengatakan bahwa kedua negara akan mengembalikan duta besar mereka secepatnya.

Mohammed bin Abdulrahman Al Thani memuji langkah tersebut di Twitter.

“Kami menyambut dibukanya kembali hubungan diplomatik antara Qatar dan Chad dan kembalinya duta besar antara kedua negara bersahabat ini, sebuah nota kesepahaman telah ditandatangani hari ini di Doha.”

Chad dan Qatar

Chad menutup kedutaan Qatar di N’Djamena pada Agustus, menuduh Qatar berupaya merusak keseimbangan negara itu melalui negara tetangga utaranya Libya.

Baca: Mengapa Qatar Berbeda dari Negara Teluk Lain?

Qatar merespon hal itu dan memerintahkan untuk menutup kedutaan, dan menuduh Negara Afrika itu bergabung dalam sebuah “pemerasan politik terhadap Negara Qatar”.

Lebih dari delapan bulan sejak awal krisis itu, Amerika Serikat dan Uni Eropa telah menyeru negara-negara yang berseteru untuk terlibat dalam dialog.

Tetapi kuartet pimpinan Arab Saudi (Mesir, Saudi, Bahrain dan Uni Emirat Arab) mengeluarkan daftar 13 permintaan, termasuk menutup jaringan media Aljazeera yang berbasis di Qatar, membatasi hubungan dengan Iran dan mengeluarkan tentara Turki yang ditempatkan di negara itu sebagai prasyarat untuk mencabut blokade.

Qatar menolak semua permintaan tersebut, mengecam hal itu sebagai upaya untuk melanggar kedaulatannya.*/Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pendiri Kartel Narkoba Meksiko Paling Bengis Tewas Dibunuh

Pendiri Kartel Narkoba Meksiko Paling Bengis Tewas Dibunuh

YLBHI Akan Mempraperadilankan Polri

YLBHI Akan Mempraperadilankan Polri

Ngeri Xenofobia, Pengungsi Asing Minta Perlindungan PBB di Afsel

Ngeri Xenofobia, Pengungsi Asing Minta Perlindungan PBB di Afsel

Merencanakan Serangan Teror Remaja Inggris Divonis Penjara Seumur Hidup

Merencanakan Serangan Teror Remaja Inggris Divonis Penjara Seumur Hidup

[Video] Dipaksa Memuja Dewa Hindu, Pemuda Muslim India Disiksa Belasan Jam Sampai Mati

[Video] Dipaksa Memuja Dewa Hindu, Pemuda Muslim India Disiksa Belasan Jam Sampai Mati

Baca Juga

Berita Lainnya