Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Prancis Ancam akan Serang Suriah jika Terbukti Gunakan Senjata Kimia

PU
Emmanuel Macron
Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Prancis Emmanuel Macron mengancam akan menyerang Suriah. Serangan akan dilakukan jika pemerintah Suriah terbukti menggunakan senjata kimia terhadap warganya.

“Kami akan menyerang tempat peluncuran dilakukan atau diselenggarakan,” ujar Macron kepada wartawan.

Macron menegaskan, penggunaan senjata kimia adalah “batas merah” bagi pemerintah Prancis.

Akan tetapi Macron menegaskan bahwa intelijen Prancis sejauh ini belum menemukan bukti bahwa senjata kimia terlarang telah digunakan.

“Begitu bukti tersebut telah ditemukan, saya akan melakukan seperti yang saya katakana. Prioritasnya adalah perang melawan teroris,” ujar Macron sebagaimana dikutip BBC Rabu (14/02/2018).

Baca: Rezim Bashar Gunakan Gas Klorin pada Penduduk Sipil Aleppo

Komentar Macron mengemuka menyusul sejumlah laporan yang menyebutkan pemerintah Suriah memakai senjata kimia, termasuk dugaan serangan klorin.

Sembilan orang dirawat akibat kesulitan bernapas setelah sebuah bom yang diyakini terisi dengan bahan kimia dijatuhkan di Saraqeb, kota sebelah barat laut Provinsi Idlib. Kota itu hingga kini dikuasai kubu oposisi.

Pemerintah Suriah membantah telah menggunakan senjata kimia, juga menyatakan mereka tidak menyasar warga sipil.

Pernyataan Macron bahwa Prancis akan melakukan serangan di Suriah merupakan komentar paling keras sejak tahun lalu.

Baca: Pasukan Rezim Suriah Lancarkan Serangan Gas Klorin di Ghouta Timur

Saat itu Macron berkata kepada Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa penggunaan senjata kimia di Suriah merupakan “batas merah” yang akan mendapat “respons langsung” dari Prancis.

Setelah serangan senjata kimia dekat Damaskus pada 2013, Amerika Serikat dan Rusia menyepakati sebuah rencana dengan Suriah untuk memusnahkan cadangan senjata kimia dalam setahun.

Nyatanya, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) terus mencatat penggunaan bahan kimia beracun di negara tersebut.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Muhammad Qutub Wafat di RS Jeddah

Muhammad Qutub Wafat di RS Jeddah

Keberanian Malaysia Menolak Atlet ‘Israel’ Dapat Pujian Masyarakat Arab

Keberanian Malaysia Menolak Atlet ‘Israel’ Dapat Pujian Masyarakat Arab

Ethiopian Airlines Bersikukuh Tak Mau Hentikan Penerbangan ke China

Ethiopian Airlines Bersikukuh Tak Mau Hentikan Penerbangan ke China

Grand Syeikh Azhar: Umat Islam Korban Sebenarnya Terorisme

Grand Syeikh Azhar: Umat Islam Korban Sebenarnya Terorisme

Cegah Penularan Covid-19, Somalia Tutup Semua Madrasah

Cegah Penularan Covid-19, Somalia Tutup Semua Madrasah

Baca Juga

Berita Lainnya