Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Partai Salafi Mesir Mendukung al-Sisi Jadi Presiden Lagi

The New York Times
Pendukung Partai An Nur- Mesir
Bagikan:

Hidayatullah.com–Partai Salafis terbesar di Mesir telah mengumumkan dukungan untuk Presiden Abdul Fattah al-Sisi dalam pemilihan presiden tahun ini.

“Ia adalah orang terbaik … untuk mencapai kerja sama antara lembaga negara … dengan cara yang menyadari stabilitas dan suku cadang negara ini banyak bahaya,” kata Yunis Makhioun, ketua Partai Al-Nur, dalam sebuah konferensi pers di Kairo, Ahad dilansir dari Anadolu Agency.

“Kami mengumumkan dukungan kami untuk presiden untuk masa jabatan kedua dan kami mendesak rakyat Mesir untuk mengambil bagian dalam pemilihan,” katanya.

Baca: Khaled Ali Mendur dari Bursa Calon Presiden Mesir

Mesir akan mengadakan pemilihan presiden dari 26-28 Maret.

Al-Sisi, mantan panglima militer, adalah satu-satunya kandidat yang terdaftar secara resmi untuk pemilihan tersebut.

Pekan lalu, tentara menahan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Mesir tahun 2005 dan 2012 Sami Anan untuk diinterogasi, tak lama setelah dia mengumumkan rencana untuk mengikuti pemilihan tersebut.

Awal bulan ini, Ahmad Shafiq, perdana menteri terakhir mantan Presiden Husni Mubarak, tiba-tiba mengumumkan penarikannya dari perlombaan tersebut, dengan mengatakan bahwa dia “bukan pilihan terbaik untuk mengelola urusan negara dalam periode yang akan datang.”

Baca: Pemerintah Mesir Menangkap Jendral ‘Penantang’ Presiden al Sisi

Partai Al-Nur memiliki 12 kursi di parlemen beranggota 596 orang.

Partai tersebut juga mendukung al-Sisi dalam pemilihan 2014, yang diadakan satu tahun setelah militer menggulingkan Mohamad Mursi, presiden terpilih pertama yang terpilih secara bebas, dalam sebuah kudeta militer.

Setelah penggulingan Mursi, pihak berwenang Mesir melancarkan tindakan keras tanpa henti atas perbedaan pendapat, menewaskan ratusan dan menahan ribuan pendukung kelompok Mursi dan Ikhwanul Muslimin.*/Sirajuddin Muslim

 

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Austria: Retorika Anti-Muslim Meningkat setelah Serangan Wina

Austria: Retorika Anti-Muslim Meningkat setelah Serangan Wina

Dianggap Antek Barat Sekolah Swasta Pakistan Larang Buku Malala

Dianggap Antek Barat Sekolah Swasta Pakistan Larang Buku Malala

Teken Kesepakatan Damai dengan Taliban, AS akan Segera Tarik Pasukan

Teken Kesepakatan Damai dengan Taliban, AS akan Segera Tarik Pasukan

Lieberman: ”Masalahnya Adalah Al Ikhwan!”

Lieberman: ”Masalahnya Adalah Al Ikhwan!”

Diplomat AS Mundur Karena Perang Afghanistan

Diplomat AS Mundur Karena Perang Afghanistan

Baca Juga

Berita Lainnya