Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Di Chili Paus Fransiskus Memohon Maaf kepada Korban Kejahatan Seksual Pendeta

Bagikan:

Hidayatullah.com—Paus Fransiskus mengatakan merasa “pedih dan malu” atas skandal pelanggaran seksual yang mengguncang Gereja Katolik di Chili.

Paus Fransiskus juga meminta maaf kepada korban-korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh para pendeta.

Dia menyatakan hal itu dalam kunjungan resmi pertamanya ke Chili, lapor BBC hari Selasa (16/1/2018).

Menjelang kedatangan pemimpin tertinggi Katolik Roma itu ke Chili, warga melakukan unjuk rasa di jalan-jalan. Penganut Katolik di Chili juga melakukan protes ketika Paus Fransiskus tiba di negara itu.

Warga Katolik setempat marah karena Paus Fransiskus tetap mentahbiskan Juan Barros sebagai uskup di Osomo padahal dia dituduh menutup-nutupi kasus kejahatan seksual yang dilakukan pendeta.

Jemaat gereja di kota bagian selatan Chili itu mengatakan Uskup Barros menggunakan jabatannya di Gereja Katolik untuk mencegah investigasi atas perilaku bejat mentornya, pendeta Katolik Fernando Karadima.

Kasus Romo Karadima, seorang pendeta berpengaruh yang dinyatakan bersalah oleh Vatikan mencabuli sejumlah anak lelaki dan diperintahkan untuk melakukan penebusan dosa, telah mengguncang Gereja Katolik Chili.

Paus Fransiskus dulu pernah mengatakan bahwa mengatasi masalah kejahatan seksual merupakan hal vital bagi kredibilitas Gereja Katolik, dan sanksi harus dijatuhkan atas para pelakunya.

Hari Selasa (16/1/2018), Paus Fransiskus mengatakan sedih atas “cedera tak tersembuhkan” yang diderita para korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh rohaniwan gereja.

Jubir Vatikan Greg Burke mengatakan Paus Fransiskus kemungkinan akan bertemu dengan sejumlah korban kejahatan seksual secara tertutup, seperti yang pernah di lakukannya ketika melawat ke suatu negara. Namun, dalam kunjungannya ke Chili kali ini belum ada konfirmasi perihal pertemuan itu.

Paus Fransiskus dijadwalkan mengunjungi Chili dan Peru mulai tanggal 15 sampai 21 Januari 2108.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pelaku Pembunuhan di Masjid Quebec Mengaku Bersalah

Pelaku Pembunuhan di Masjid Quebec Mengaku Bersalah

Jamaat al-Islami: Kehadiran Pasukan NATO Akar Terorisme

Jamaat al-Islami: Kehadiran Pasukan NATO Akar Terorisme

Presiden Komisi Eropa: Turki Tidak Akan Jadi Anggota Uni Eropa

Presiden Komisi Eropa: Turki Tidak Akan Jadi Anggota Uni Eropa

Orang Amerika Takut Naik Mobil Swakemudi

Orang Amerika Takut Naik Mobil Swakemudi

Sekitar 6.700 Muslim Rohingya tewas dalam waktu sebulan, kata MSF

Sekitar 6.700 Muslim Rohingya tewas dalam waktu sebulan, kata MSF

Baca Juga

Berita Lainnya