Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Presiden Austria Turun Tangan Sikap Rasis Keluarga Muslim

Bagikan:

Hidayatullah.com—Presiden Australia terpaksa harus turun tangan setelah pasangan Islam yang anaknya menjadi warga negara pertama di negara ini, lahir tahun 2018, dikecam dan dipermalukan oleh pengguna media sosial dengan komentar rasis yang serius.

Bayi itu, Asel Tamga, lahir pada  1 Januari 2018 dan kelahirannya disiarkan oleh media lokal dan Facebook  dengan foto orangtuanya, Naime dan Alper Tamga yang bahagia, dan ibunya mengenakan jilbab.

Menurut Daily Mail, selain ribuan komentar ucapan selamat, ada banyak komentar rasial kepada pasangan ini.

“Seorang calon teroris lainnya lahir,” ujar seorang pengguna media sosial menulis.

Baca: Politikus Rasis Australia Kembali Kecam Islam

Pengguna lain menulis: “Ibunya menderita kanker? Kenapa dia memakai penutup kepalanya? ”

Setelah itu, Presiden Austria Alexander Van der Bellen (73), ikut campur untuk berbagi kabar tentang kelahiran bayi di Facebook –nya, yang mengecam pengguna yang memberikan komentar negatif.

Baca: Hakim Australia Tuduh Pemimpin Islam “Rasis”

Dia menulis: “Semua manusia dilahirkan bebas, memiliki hak dan martabat yang sama.

“Keyakinan dan solidaritas lebih besar daripada kebencian dan kritik,” tulis Daily Mail.

Menurut media lokal, akibat cacian yang diterima terlalu banyak menyebabkan Facebook  menutup berita tersebut.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

China Tes Covid-19 Jutaan Warganya di Tiga Kota

China Tes Covid-19 Jutaan Warganya di Tiga Kota

Pemerintah Malaysia Usul Penjara 10 Tahun Bagi Penyebar Fake News

Pemerintah Malaysia Usul Penjara 10 Tahun Bagi Penyebar Fake News

CIA yang Membentuk dan Melatih Haqqani

CIA yang Membentuk dan Melatih Haqqani

Perang Bersama Pasukan Kurdi Melawan ISIS, Wanita Muda Jerman Tewas

Perang Bersama Pasukan Kurdi Melawan ISIS, Wanita Muda Jerman Tewas

Jerman Protes Hukuman Mati Anggota Ikhwanul Muslimin oleh Pemerintah Al-Sisi

Jerman Protes Hukuman Mati Anggota Ikhwanul Muslimin oleh Pemerintah Al-Sisi

Baca Juga

Berita Lainnya