Senin, 29 November 2021 / 23 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Mesir dan Saudi Serukan untuk Mempertahankan Status Baitul Maqdis

timesofoman
Bagikan:

Hidayatullah.com–Mesir dan Arab Saudi telah menyerukan untuk mempertahankan status historis dan hukum Yerusalem (Baitul Maqdis), di tengah ketegangan menyusul keputusan AS yang mengakui kota suci tersebut sebagai Ibu Kota Israel, lapor Anadolu Agency, Sabtu (06/01/2018).

Pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry tiba di Riyadh untuk berbicara dengan rekannya Adel Al-Jubeir tentang perkembangan di wilayah Palestina.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Mesir itu mengatakan dua diplomat teratas tersebut menggarisbawahi pentingnya mempertahankan status historis dan hukum Yerusalem (Baitul Maqdis).

Baca:  Mahar Tanpa Pengantin: Akar Konflik Yahudi-Muslim di Palestina

Kedua menteri itu membahas upaya negara-negara Arab untuk mempertahankan status kota suci itu, yang nasibnya harus ditetapkan selama perundingan-perundingan status terakhir, bunyi pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut mengatakan pertemuan itu juga mengupayakan sarana-sarana untuk menunjang koordinasi dalam menghadapi tantangan keamanan nasional negara-negara Arab.

Para menteri luar negeri dari enam negara Arab – Mesir, Yordania, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Palestina dan Maroko – mengadakan pertemuan pada hari Sabtu di Amman untuk membahas situasi di Yerusalem (Baitul Maqdis).

Baca: PBNU Imbau Negara-negara OKI Lebih Intensif Jalin Kerja Sama

Pekan lalu, Knesset (parlemen Israel) menyetujui rancangan undang-undang yang mengubah status resmi Yerusalem atau batas-batas kota.

Langkah itu diambil kurang dari satu bulan setelah  Presiden AS Donald Trump mengumumkan keputusannya yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, yang mendapat kecaman luas dari seluruh dunia Arab dan Islam.

Salah satu tujuan utamanya untuk mendapatkan penghapusan keputusan Presiden Trump mengakui seluruh Baitulmakis sebagai ibu kota Israel.* /Abd Mustofa

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Orang-Orang Ethiopia di Israel Memprotes Rasialisme Polisi Zionis

Orang-Orang Ethiopia di Israel Memprotes Rasialisme Polisi Zionis

Turki Memulai Operasi Udara dan Tutup Perbatasan di Iraq Utara

Turki Memulai Operasi Udara dan Tutup Perbatasan di Iraq Utara

Bahan baku vaksin sinovac

Belanda Batasi Penggunaan Vaksin AstraZeneca Menyusul 5 Kasus Penyumbatan Darah, 1 Meninggal

Israel Dukung Penutupan Kantor Media  Aljazeera

Israel Dukung Penutupan Kantor Media Aljazeera

Coronavirus P1 Ditemukan di Belasan Negara yang Tidak Masuk Daftar Merah Inggris

Coronavirus P1 Ditemukan di Belasan Negara yang Tidak Masuk Daftar Merah Inggris

Baca Juga

Berita Lainnya