Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Situasi Luar Biasa Kuba Perpanjang Masa Jabatan Presiden Raul Castro

Bagikan:

Hidayatullah.com—Majelis Nasional Kuba hari Kamis (211/12/2017) mengumumkan perpanjangan masa jabatan Presiden Raul Casto sampai 18 April 2108.

Keputusan itu diambil karena ada “situasi luar biasa” menyusul Badai Irma yang menerpa negara pulau itu pada September lalu dan menimbulkan kerusakan infrastruktur parah, serta merenggut nyawa sejumlah warga.

Tahun 2013 di awal periode kedua jabatannya sebagai presiden, Raul Castro berjanji bahwa itu adalah masa baktinya yang terakhir –yang menurut jadwal habis pada 24 Februari 2018.

Tahun depan Kuba akan menggelar pemilu legislatif untuk memilih 600 anggota parlemen. Wakil-wakil rakyat tersebut kemudian akan memilih 31 politisi untuk duduk di Dewan Negara, yang ketuanya akan menjadi presiden Kuba.

Jika Raul Castro benar-benar tidak akan lagi menduduki kursi presiden pada 2018, maka Kuba untuk pertama kalinya sejak Revolusi 1959 akan menjalani kehidupan bernegara tanpa kepemimpinan keluarga Castro.

Tahun 2008 abang dari Raul, Fidel Castro, melengserkan diri dari kursi kepresidenan dengan alasan kondisi kesehatan yang terus menurun. Fidel menunjuk Raul sebagai penggantinya sebelum wafat pada bulan November 2015.

Di bawah kepemimpinan Raul Castro, Kuba menjalankan agenda reformasi, yang antara lain mengadakan akses internet dan ponsel, serta memperbaiki hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat yang kala itu dipimpin Barack Obama. Namun, hubungan dengan AS kembali memburuk sejak Donald Trump dilantik menjadi presiden AS pada Januari 2017.

Belum jelas siapa yang akan menggantikan posisi Raul Castro. Namun, sejumlah analis memperkirakan orang itu adalah Wapres I Miguel Diaz-Canal, lapor Deutsche Welle.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kelompok Kristiani Prediksi Kiamat 28 September

Kelompok Kristiani Prediksi Kiamat 28 September

Jaksa Jerat Benjamin Netanyahu dalam Kasus Suap dan Korupsi

Jaksa Jerat Benjamin Netanyahu dalam Kasus Suap dan Korupsi

Ikat Kepala Sang Saka dari Malaysia untuk Aksi 212

Ikat Kepala Sang Saka dari Malaysia untuk Aksi 212

“Je Suis Muslim” Ratusan Orang di Sydney Mengecam Charlie Hebdo

“Je Suis Muslim” Ratusan Orang di Sydney Mengecam Charlie Hebdo

PM Inggris Benarkan “Serangan” ke Iraq

PM Inggris Benarkan “Serangan” ke Iraq

Baca Juga

Berita Lainnya