Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Sejumlah Perempuan Menuntut Investigasi Trump atas Kasus Pelecehan Seksual

Presiden AS terpilih dari Partai Republik, Donald Trump.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sejumlah perempuan mengaku menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Tiga wanita itu bernama Samantha Holvey, Rachel Crooks, dan Jessica Leeds mengaku mengalami pelecehan seksual selama kampanye pemilihan presiden 2016 lalu tapi tidak ada tindakan yang diambil.

Saat acara NBC News, Holvey menjelaskan bahwa Trump melirik dia dan kompetitor lain pada 2006 saat acara kontes kecantikan Miss USA yang acara itu diselenggarakan Trump.

“Dia menyuruh kami semua baris dan dia melihat saya seperti saya hanya sepotong daging. Ini membuat saya merasa sangat kotor,” ungkap Holvey, mantan Miss North Carolina yang saat itu berumur 20 tahun.

Leeds yang kini berusia 70 tahun menjelaskan bahwa saat dia berumur 38 tahun, dia duduk di samping Trump di kabin pesawat kelas satu dalam penerbangan ke New York dan Trump melakukan pelecehan seksual padanya.

“Dia melompat ke atas saya. Saya ingin orang tahu bagaimanakah Trump sebenarnya dan dia menyesatkan,” ujarnya.

Baca: PM Inggris Kecam Presiden Donald Trump karena Retwit Anti Islam

Crooks menyatakan dia (maaf, Red) dicium bibirnya oleh Trump saat di luar lift di Trump Tower saat dia berusia 22 tahun dan menjadi resepsionis di perusahaan real estate di sana.

“Saya terkejut. Hancur,” paparnya.

Sedangkan Holvey mengklaim Trump memaksa masuk ke ruang ganti Miss Universe saat ia masih jadi salah satu pemilik kontes kecantikan itu.

Trump dan Gedung Putih menolak tudingan itu dan menyebut semuanya sebagai fake news atau berita bohong.

Juru Bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders bahkan menegaskan bahwa para perempuan yang menuduh Trump sebagai pelaku pelecehan seksual sebagai pembohong.

Pernyataan Sanders itu menunjukkan bahwa posisi resmi Gedung Putih bukan untuk mencari tahu kebenaran klaim pelecehan seksual, melainkan untuk membela Trump.

Baca: Presiden AS Paling Tak Disukai, Hari Kedua Berkantor Donald Trump Diprotes Ratusan Ribu Orang

Empat orang senator Amerika, Senin (11/12/2017), menyerukan agar Presiden Donald Trump mengundurkan diri dengan adanya tuduhan pelecehan seksual.

“Presiden Trump sebaiknya mengundurkan diri,” kata Senator Partai Demokrat Kirsten Gillibrand, dalam wawancara dengan jaringan televisi CNN.

“Tuduhan-tuduhan itu bisa dipercaya, dan banyak. Saya telah mendengar kesaksian dari perempuan-perempuan itu, dan banyak yang mengenaskan.”

Senator Gillibrand mengatakan, kalau Trump tidak segera mengundurkan diri, Kongres “harus mengadakan penyelidikan yang perlu tentang tingkah-lakunya dan minta pertanggungjawaban darinya.*

Rep: Panji islam
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Peraih Nobel, Suu Kyi Serukan Kirim Tentara untuk Akhiri Konflik di Myanmar

Peraih Nobel, Suu Kyi Serukan Kirim Tentara untuk Akhiri Konflik di Myanmar

PBB Pisahkan Sanksi untuk Taliban dan Al-Qaidah

PBB Pisahkan Sanksi untuk Taliban dan Al-Qaidah

Dilempar ke Kepala PM Australia Telur Tak Pecah

Dilempar ke Kepala PM Australia Telur Tak Pecah

Kardinal Belanda Sumpah Palsu Soal Pendeta Cabul

Kardinal Belanda Sumpah Palsu Soal Pendeta Cabul

Partai AKP Rayakan Kemenangan di Pilkada Turki

Partai AKP Rayakan Kemenangan di Pilkada Turki

Baca Juga

Berita Lainnya