Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Demonstran di Swedia Bakar Bendera Israel

TT Swedia
Demonstran anti-Israel di Stockholm, Sabtu (9/12/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com—Pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di Stockholm, ibukota Swedia, hari Sabtu (9/12/2017) guna memprotes keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibukota Israel dan akan memindahkan Kedubes AS ke sana.

Saat demonstrasi, yang menurut polisi berlangsung cukup tenang, sebuah bendera Israel dibakar. Peristiwa itu terjadi sehari setelah dalam unjuk rasa serupa demonstran di kota Malmo meneriakkan yel-yel anti-Yahudi.

“Ada insiden di mana orang-orang yang mengikuti acara itu mengeluarkan sebuah bendera dan menginjak-injaknya. Pihak penyelenggara aksi mengatasi sendiri situasi itu,” kata Sven-Erik Olsson dari Kepolisian Stockholm kepada kantor berita TT.

Wartawan foto TT yang berada di lokasi melaporkan bahwa seorang pria yang tergabung dalam kelompok utama demonstran memampangkan bendera Israel. Orang-orang yang berada di belakangnya kemudian menghampiri pria itu, mengambil bendera tersebut dan menginjak-injaknya. Bendera Zionis itu kemudian dibakar oleh kelompok lain.

Unjuk rasa tersebut diselenggarakan oleh Jerusalem Committee. Dimulai pada Sabtu siang di Humlegarden, peserta aksi bergerak menuju kawasan Diplomatstaden, di mana sejumlah kedutaan besar berada.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Gelombang Panas Merusak Tanaman, Petani Prancis Butuh Bantuan Pemerintah

Gelombang Panas Merusak Tanaman, Petani Prancis Butuh Bantuan Pemerintah

Pakar Inggris: Dalang 11 September adalah ‘Israel’

Pakar Inggris: Dalang 11 September adalah ‘Israel’

Penumpang Grab di Malaysia Wajib Selfie

Penumpang Grab di Malaysia Wajib Selfie

Pemerintah India Menghancurkan Sebuah Masjid di Uttar Pradesh

Pemerintah India Menghancurkan Sebuah Masjid di Uttar Pradesh

China Telecom Diminta Angkat Kaki Setelah 20 Tahun Melayani Pelanggan di Amerika Serikat

China Telecom Diminta Angkat Kaki Setelah 20 Tahun Melayani Pelanggan di Amerika Serikat

Baca Juga

Berita Lainnya