Selasa, 16 Februari 2021 / 4 Rajab 1442 H

Internasional

Syeikh Al Azhar Tolak Kunjungan Wapres AS, Sebelum Cabut Pernyataan Mengenai Al Quds

TI
Grand Syeikh al Azhar, Syeikh Ahmad al-Tayib
Bagikan:

Hidayatullah.com–Syeikh Al Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath Thayyib menyatakan bahwa pihaknya menolak permohonan resmi kunjungan wapres AS untuk bertemu denganya pada tanggal 20 Desember mendatang, demikian lansir Bawwabah Al Azhar (8/12/2017).

Keputusan untuk menolak permohonan kunjungan itu merupakan respon atas pernyataan AS mengenai Al Quds, dimana mereka menyatakan bahwa Al Quds merupakan ibukota penjajah Zionis dan pihaknya akan memindah kedutaannya dari Tel Aviv menuju Al Quds.

Sebelumnya, AS melalui kedutaan di Kairo telah mengirimkan permohonan resmi untuk bisa mengatur [ertemuan antara wapres AS dengan Syeikh Al Azhar, dan Syeikh Al Azhar menyepakati akan hal itu. Namun setelah itu muncul pernyataan dari pihak AS mengenai status  Al Quds yang menyakiti banyak pihak.

Syeikh Al Azhar pun menyatakan,”Bagaimana aku bisa duduk dengan pihak yang memberikan hal yang ia tidak memiliki hak atasnya. Presiden AS harus meralat keputusan yang batal secara legitimasi dan hukum.”

Syeikh Al Azhar Serukan Intifadhah

Selesai shalat Jumat. Syeikh Al Azhar menyampaikan untk penduduk Al Quds,”Bergeraklah untuk  untuk intifadhah ke tiga, sesuai dengan kadar keimanan dan kecintaan kalian terhadap negeri kalian. Dan kami bersama kalian dan tidak akan membiarkan kalian terhina!”*

Rep: Sholah Salim
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

Jumlah Umat Islam AS “Menyalip” Yahudi

Jumlah Umat Islam AS “Menyalip” Yahudi

Dua Tentara AS Hilang di Baghdad Kemungkinan Diculik

Dua Tentara AS Hilang di Baghdad Kemungkinan Diculik

Tokoh Sayap Kanan Inggris Minta Maaf Karena Tuduh Masjid London Serang Polisi

Tokoh Sayap Kanan Inggris Minta Maaf Karena Tuduh Masjid London Serang Polisi

Calon Wali Kota Dibunuh, Seluruh Polisi di Kota Ocampo Meksiko Ditahan

Calon Wali Kota Dibunuh, Seluruh Polisi di Kota Ocampo Meksiko Ditahan

Toko Emas dan Perhiasan di Saudi Tidak Wajib Mempekerjakan Wanita

Toko Emas dan Perhiasan di Saudi Tidak Wajib Mempekerjakan Wanita

Baca Juga

Berita Lainnya