Jum'at, 28 Januari 2022 / 24 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Hariri: Libanon Tidak Bisa Berbuat Apa-apa Terhadap Hizbullah

Reuters
Perdana Menteri Libanon, Saad Al-Hariri
Bagikan:

Hidayatullah.com—Perdana Menteri (PM) Libanon Saad al Hariri menyatakan pihaknya tidak dapat berbuat banyak terhadap militan  Hizbullah, khususnya mengenai senjata yang dimiliki oleh kelompok Syiah itu, tulis Reuters.

Dalam sebuah wawancara terbaru  dengan majalah Saudi Hariri menyatakan, Libanon tidak dapat berbuat banyak terhadap Syiah Hizbullah.

Hariri mengatakan menyelesaikan masalah senjata Hizbullah diperlukan solusi regional dan bukan solusi domestik. Hal ini dikarenakan Libanon “terlalu lemah” untuk berhadapan dengan kelompok Syiah Hizbullah.

Baca: PM Libanon Saad al-Hariri Mengundurkan Diri Salahkan Campur Tangan Iran

Hariri dalam wawacara itu juga menyalahkan Iran karena menggunakan Hizbullah untuk mengacaukan Libanon. Menurutnya, semua kekuatan yang dimiliki oleh Hizbullah saat ini berasal dari Iran.

“Solusi untuk senjata Hizbullah adalah solusi regional, bukan solusi domestik. Untuk itu, kami (Libanon) tidak dapat berbuat apa-apa tentang masalah ini,” ucap Hariri dalam wawancara itu.

“Hizbullah tidak memiliki kemampuan untuk mengelola sebuah negara. Kekuatan itu berasal dari senjata yang disediakan oleh Iran,” sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (27/11/2017).

Dia juga menolak pernyataan Presiden Iran Hassan Rouhani bahwa tidak ada keputusan yang bisa dibuat di Libanon tanpa keterlibatan Iran. “Rouhani tidak bisa melakukan intervensi terhadap apa yang ingin kita lakukan di Libanon,” tukasnya.

Baca: Anggota Hizbullah Pembunuh Rafik Hariri Mulai Disidang di Den Haag

Hariri menuding, kelompok garis keras Hizbullah harus berhenti mencampuri konflik dalam negeri dan menerima kebijakan netral untuk mengakhiri krisis politik di Libanon.

Milisi Syiah Hizbullah yang didukung Iran, merupakan bagian dari pemerintah Libanon, ikut berperang bersama rezim keji Bashar al-Assad di Suriah dan di Iraq melawan Daesh.

Negara Teluk menuduh kelompok Syi’ah itu juga mendukung kelompok pemberontak Syiah al Houthi di Yaman yang menduduki Istana Yaman juga mendukung militan gari keras di Bahrain.

“Saya tak menginginkan sebuah partai politik dalam pemerintahan saya yang mengganggu Negara-negara Arab terhadap Negara Arab lainnya,” kata Hariri dalam sebuah wawancara disiarkan CNews Prancis.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Brigade Amerika Berkekuatan 4.000 Personel Sedang Menuju Kuwait

Brigade Amerika Berkekuatan 4.000 Personel Sedang Menuju Kuwait

Dua Pria Inggris Bersenjata Lengkap Ditahan di Perbatasan Yunani-Turki

Dua Pria Inggris Bersenjata Lengkap Ditahan di Perbatasan Yunani-Turki

Amerika Wajibkan Visa Bagi Pelancong yang Pernah Kunjungi Negara Sarang Terorisme

Amerika Wajibkan Visa Bagi Pelancong yang Pernah Kunjungi Negara Sarang Terorisme

Saudi Usir Dubes Kanada dan Bekukan  Hubungan Perdagangan

Saudi Usir Dubes Kanada dan Bekukan Hubungan Perdagangan

Umno-Pas akan Demo Besar-besaran Perkuat Solidaritas Muslim-Melayu

Umno-Pas akan Demo Besar-besaran Perkuat Solidaritas Muslim-Melayu

Baca Juga

Berita Lainnya