Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Pelajar Muslim di Jerman Harus Mengikuti Kelas dan Peribadatan Katolik

Muslim di Jerman Meningkat
Anak Muslim di Jerman.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Mahkamah Konstitusi Jerman menolak untuk memproses kasus seorang pelajar Muslim yang diwajibkan mengikuti pelajaran agama dan ritual peribadatan Katolik di sekolahnya, demikian menurut keputusan pengadilan yang baru dipublikasikan.

Sebuah keputusan pengadilan yang dibuat bulan Maret lalu, tetapi baru saja dipublikasikan, mengungkap bahwa Mahkamah Konstitusi Jerman menolak gugatan yang diajukan orangtua Muslim yang ingin putranya dikecualikan dari pelajaran dan peribadatan Katolik di sebuah sekolah Katolik yang didanai pemerintah, di negara bagian Nordrhein-Westfalen (NRW). Menurut pengadilan, kedua orangtua pelajar Muslim itu tidak cukup kuat berargumen agar hakim bersedia mempertimbangkan kasusnya, lapor Deutsche Welle hari Senin (6/11/2017).

Seraya menggarisbawahi kadang-kadang batas pemisah antara negara dan gereja samar di Jerman, pengadilan menegaskan secara efektif bahwa sekolah dasar tersebut berhak memaksa siswa-siswi non-Katolik untuk menghadiri kelas pelajaran agama dan peribadatan Katolik.

Kepala sekolah itu, yang namanya tidak disebutkan dalam putusan, mengatakan kepada kedua orangtua si bocah bahwa anak-anak non-Katolik baru bisa menjadi murid di sekolah itu jika mereka menandatangani surat pernyataan yang menegaskan putranya akan mengikuti pelajaran agama dan peribadatan gereja di sekolah.

Keluarga Muslim itu, yang disebut dalam putusan hanya dengan inisial S, bertempat tinggal 150 meter jauhnya dari sekolah Katolik tersebut. Sekolah dasar tak berbasis agama yang paling dekat dengan rumah mereka jaraknya 3,3 kilometer.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

al-azhar masjid al-aqsha

Grand Syeikh Al-Azhar Menolak Sebut Ikhwanul Muslimin ‘Teroris’

Pengacara China Pembela Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dicabut Lisensinya

Pengacara China Pembela Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dicabut Lisensinya

Iraq masih Menyimpan Bara

Iraq masih Menyimpan Bara

Nasionalis Serbia Penyangkal Genosida Terpilih Jadi Walikota Srebrenica

Nasionalis Serbia Penyangkal Genosida Terpilih Jadi Walikota Srebrenica

Selama 10 tahun, Tak ada Rakyat Kelantan Murtad

Selama 10 tahun, Tak ada Rakyat Kelantan Murtad

Baca Juga

Berita Lainnya