Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pemimpin Catalonia Puidgemont Jadi Buronan Spanyol

Carles Puigdemont, tokoh separatis Catalonia.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Hakim Spanyol telah mengeluarkan surat penangkapan Eropa atas nama pemimpin Catalonia terdepak Carles Puidgemont. Permintaannya untuk bersaksi melalui videoconference telah ditolak.

Puidgemont saat ini berada di Belgia, menyusul pencopotan jabatannya oleh pemerintah Madrid. Perintah penangkapan internasional atas nama kolega-koleganya juga telah dikeluarkan.

Bersama dengan Puidgemont mereka menghadapi gugatan antara lain pemberontakan, penghasutan, penyalahgunaan dana publik dan pelanggaran mandat. Hari Kamis (2/11/2017), bekas wapres Catalonia Oriol Junqueras dan 7 bekas menteri Catalonia dijebloskan ke dalam sel, tanpa diberi peluang untuk membayar uang jaminan keluar tahanan.

Pihak kejaksaan Belgia sudah menerima surat perintah penangkapan Puidgemont dan akan “mempelajarinya,” sebelum menyampaikannya kepada hakim.

“Kami akan mempelajarinya dan kami akan menyerahkannya kepada hakim penyidik, mungkin besok atau lusa,” kata jaksa federal Van der Supt kepada Reuters seperti dikutip RT Jumat (3/11/2017).

Sebelumnya pada hari Jumat, Puidgemont mengatakan kepada lembaga penyiaran Belgia RTBF bahwa dirinya pergi ke Brussels bukan untuk melarikan diri dari Catalonia, sebab dia sudah bersiap ikut pemilu dini yang dijadwalkan Madrid menyusul pembubaran pemerintahannya.

“Kita dapat melakukan kampanye dari mana saja, karena kita berada di era dunia global,” tegasnya, seraya menambahkan dirinya berupa mencari keadilan sejati di Belgia –ibukota Uni Eropa– dan bukan di Spanyol. Kepergiannya yang tiba-tiba diperlukan untuk mempersiapkan materi pembelaan hukum. “Kekerasan tidak pernah menjadi pilihan kami,” kata Puidgemont perihal upaya memerdekakan Catalonia.

Lebih lanjut dia mengatakan, “Kami menganggap diri kami masih sebagai pemerintah yang sah … Harus ada upaya terus-menerus untuk memberitahukan kepada dunia apa yang sedang terjadi di Spanyol .. Pemilu yang netral, independen dan normal tidak akan terjuwud jika pemerintahannya dipenjara,” papar Puidgemont.

Penangkapan pemimpin dan aktivis pendukung kemerdekaan Catalonia oleh aparat Spanyol terus terjadi.

Dua kelompok separatis Catalonia, Catalan National Assembly (NAC) dan Omnium Cultural, yang tokoh-tokohnya dipenjarakan bulan lalu dengan tuduhan penghasutan, menyerukan mogok massal di kawasan itu pada hari Rabu mendatang dan demonstrasi besar pada Sabtu pekan depan.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Lagi, Pemberontak Al-Houthi Yaman Serang Bandara Arab Saudi

Lagi, Pemberontak Al-Houthi Yaman Serang Bandara Arab Saudi

Laporan: Kelompok LGBT Dilarang Mendaftar secara Ilegal di Seluruh Dunia

Laporan: Kelompok LGBT Dilarang Mendaftar secara Ilegal di Seluruh Dunia

Iran Merilis Data Baru Program Nuklir

Iran Merilis Data Baru Program Nuklir

Coronavirus: PBB Ingatkan Bahaya Kelaparan

Coronavirus: PBB Ingatkan Bahaya Kelaparan

Bahrain Masukkan Hizbullah Sebagai Organisasi Teror

Bahrain Masukkan Hizbullah Sebagai Organisasi Teror

Baca Juga

Berita Lainnya