Ratusan Kilo Bahan Pembuat Heroin Disita di Perbatasan Turki

Pihak berwenang mengatakan acetic anhydride dalam truk itu bisa menghasilkan 200 kilogram heroin.

Ratusan Kilo Bahan Pembuat Heroin Disita di Perbatasan Turki

Terkait

Hidayatullah.com—Kepolisan Turki menyita 408 kilogram bahan kimia yang digunakan dalam proses pembuatan heroin yang disembunyikan di dalam sebuah truk di pintu perbatasan Kapikule, Provinsi Edirne, lapor kantor berita Anadolu Jumat (27/10/2017).

Truk itu, yang dipenuhi dengan tumpukan daun semanggi, dikabarkan telah melewati Bulgaria, dan kemudian diberhentikan oleh petugas di perbatasan Turki untuk menjalani pemeriksaan sinar X.

Setelah diperiksa, polisi mendapati 18 kotak penyimpanan yang disembunyikan di antara gulungan daun semanggi kering. Hasil penelitian menunjukkan bahan kimia di dalamnya adalah acetic anhydride yang biasa digunakan dalam pembuatan heroin.

Pihak berwenang mengatakan acetic anhydride dalam jumlah seperti yang ditemukan dalam truk itu bisa menghasilkan 200 kilogram heroin.

Sopir truk, yang katanya berangkat dari Rumania, sudah diamankan petugas.

Temuan petugas di perbatasan itu terjadi sehari setelah unit narkoba Kepolisan Turki menyita narkotika dan obat-obatan terlarang dalam jumlah besar dalam operasi simultan yang dilakukan di Istanbul, Provinsi Kirklareli dan Edirne.

Dari operasi yang dilakukan di sejumlah tempat itu polisi menemukan antara lain 56 kilogram heroin, 120 kilogram skunk, 5 kilogram getah opium, 600 gram kokain, sekitar 2,55 juta pil ekstasi. Jumlah pil ekstasi yang ditemukan itu merupakan yang terbanyak yang pernah disita aparat Turki dalam satu operasi.

Hari Kamis (26/10/2017) kantor berita Dogan melaporkan bahwa 5 orang ditangkap menyusul operasi itu, lansir Hurriyet.

Rangkaian operasi tersebut dilakukan setelah polisi di Istanbul mendapatkan bocoran informasi bahwa pil narkoba dalam jumlah sangat banyak akan didatangkan dari negara-negara Balkan untuk diedarkan di Turki, dan heroin berasal dari negara-negara Asia akan dikirim ke Eropa melalui Turki.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !