Selasa, 25 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Erdogan Tuduh Pasukan Keamanan Myanmar Lancarkan “Teror Buddhis” terhadap Rohingya

Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh pasukan keamanan di Myanmar melancarkan “teror Buddhis” terhadap minoritas Muslim Rohingya di negara tersebut, ratusan ribu di antaranya telah melarikan diri ke Bangladesh. Demikian laporan Arab News, Senin (25/09/2017).

Erdogan, yang telah berulang kali menyoroti nasib komunitas Rohingya, sekali lagi menuduh pemerintah Yangon yang melakukan “genosida” terhadap komunitas tersebut di negara bagian Rakhine.

Baca: Demonstran Buddha Halang-Halangi Bantuan untuk Etnis Rohingya

Dalam sebuah pidato di Istanbul, Erdogan menyesalkan kegagalan masyarakat internasional untuk memberlakukan sanksi terhadap pemerintah Myanmar atas operasi militernya.

“Ada genosida yang sangat jelas di sana,” kata Erdogan.

Erdogan, yang telah mengadakan pembicaraan melalui telepon dengan pemimpin utama Myanmar dan pemenang Perdamaian Nobel Aung Sang Suu Kyi, menambahkan: “Umat Buddha selalu mempresentasikan sebagai duta perbuatan baik. Saat ini, ada teror Buddhis yang jelas di Myanmar … Saya tidak tahu bagaimana Anda bisa mengatasinya dengan yoga, schmoga. Ini adalah fakta. Dan seluruh umat manusia perlu mengetahui hal ini. ”

Baca: Bahas Kekerasan di Myanmar, Erdogan dan PM Turki Kontak Dunia Muslim

Erdogan mengecam masyarakat internasional yang cepat mengecam “teror Islam”, tapi tidak mengecam “teror Kristen”, “teror Yahudi” atau “teror Buddhis”.

Erdogan menyampaikan pendapatnya itu saat Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi secara terpisah mengatakan Bangladesh tidak boleh memaksa komunitas Muslim Rohingya yang telah berada di Bangladesh untuk pindah ke kamp-kamp di Bhashan Char, sebuah pulau terpencil di Teluk Bengal.*/Abd Mustofa

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Iran Berjanji Tak akan Membiarkan Penggulingan Bashar al Assad

Iran Berjanji Tak akan Membiarkan Penggulingan Bashar al Assad

Kelompok Bersenjata Saling Serang di Tripoli, Ratusan Narapidana Libya Kabur

Kelompok Bersenjata Saling Serang di Tripoli, Ratusan Narapidana Libya Kabur

Sekolah Belgia Pecat Guru Bercadar

Sekolah Belgia Pecat Guru Bercadar

Mahathir Muhammad: Bank Islam Sejahterakan Muslim

Mahathir Muhammad: Bank Islam Sejahterakan Muslim

Australia Berikan Sanksi Lima Jenderal Myanmar

Australia Berikan Sanksi Lima Jenderal Myanmar

Baca Juga

Berita Lainnya