Jum'at, 28 Januari 2022 / 24 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Anak di Prancis Diserang Gerombolan Tikus Saat Tidur Malam di Rumah

Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang anak perempuan di Prancis tubuhnya dipenuhi luka gigitan tikus dan sekarang dalam kondisi kritis di rumash sakit, setelah segerombolan hewan pengerat menyerbu kamarnya di rumah orangtuanya di Prancis bagian utara.

Gadis berusia 14 tahun yang mengalami cacat tubuh itu sedang tidur di lantai dasar ketika serangan tikus-tikus brutal itu terjadi, di sebuah rumah kontrakan di Roubaix.

Seorang ahli medis yang dikutip France Info mengatakan anak perempuan itu mengalami 45 luka di bagian wajah, 150 di bagian tangan dan 30 di bagian kaki, lansir BBC Jumat (8/9/2017).

Ayah remaja itu menggugat pemilik rumah dengan tuduhan kelalaian. Sejumlah laporan menyebutkan tempat sampah di dekat rumah itu tumpah ruah.

Bapak itu, yang memiliki dua anak lain, mengatakan dirinya mendapati putrinya yang tunadaksa itu dalam kondisi “mandi darah” di tempat tidurnya hari Sabtu lalu.

Dia mencerikatan bahwa semuanya baik-baik saja ketika mereka beranjak tidur. Dia tidur di lantai atas.

“Darah keluar dari kedua telinganya, saya takut dia mungkin mengalami pendarahan otak,” ujarnya seperti dikutip koran lokal Courrier-Picard.

Sebagian ujung jari jemari Samantha cuil digigit tikus dan dokter bedah tidak dapat memperbaikinya.

Keluarga itu sekarang sudah dipindah ke rumah lain dan polisi menyelidiki serangan hewan pengerat itu.

Pihak rumah sakit memeriksa kemungkinan gadis remaja tersebut mengalami infeksi, termasuk rabies. Bersyukur, ternyata hasilnya negatif.

Serangan tikus atas manusia semacam itu tergolong langka, meskipun tikus-tikus yang lapar adakalanya menjadi buas dan memakan bangkai.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Qatar Perintahkan Toko dan Restoran Tutup Saat Shalat Jumat

Qatar Perintahkan Toko dan Restoran Tutup Saat Shalat Jumat

Saat Hariri Sebut Hubungan Libanon dengan Mesir Makin Kuat

Saat Hariri Sebut Hubungan Libanon dengan Mesir Makin Kuat

Pemilih AS 64 Persen Tidak Suka Capres Muslim

Pemilih AS 64 Persen Tidak Suka Capres Muslim

Mufti Penang Tak Setuju Boikot Produk Non-Bumiputera

Mufti Penang Tak Setuju Boikot Produk Non-Bumiputera

Inggris Mempersulit Aborsi

Inggris Mempersulit Aborsi

Baca Juga

Berita Lainnya