Dompet Dakwah Media

Pengungsi Rohingya yang Ditembak Dikebumikan di Bangladesh

Beberapa korban kehilangan anggota badan setelah terkena ranjau darat di sepanjang perbatasan

Pengungsi Rohingya yang Ditembak Dikebumikan di Bangladesh

Terkait

Hidayatullah.com– Lima pengungsi Rohingya ditembak mati militer Myanmar akhirnya dikuburkan di sebuah makam di pemakaman Islam di Bangladesh.

Penjaga Perbatasan Bangladesh Manzurul Hasan Khan kepada AFP mengatakan mayat mereka diangkut oleh keluarga dan penduduk desa menyeberangi perbatasan setelah dibunuh oleh militer Myanmar.

Dia mengatakan, kelima mayat tersebut dikuburkan di sebuah pemakaman Muslim dengan enam orang lainnya yang meninggal karena alasan lain.

“Kelima mayat itu memiliki efek senapan. Mereka meninggal kemarin, dan jenazah dibawa ke Bangladesh setelah gagal dikuburkan di Myanmar, ” kata Manzurul Hasan Khan.

Baca: Penindasan Rohingya, Tokoh Lintas Agama: Pelakunya Harus Diajukan ke Mahkamah Pidana Internasional

Pemimpin lokal dari Partai Liga Awami Bangladesh, Anwar Kamal mengatakan kepada surat kabar Daily Star bahwa kelima orang tersebut tewas dalam serangan besar-besaran oleh tentara Myanmar di desa Rohingya dekat perbatasan Bangladesh.

Ratusan ribu orang Rohingya telah membanjiri Bangladesh sejak akhir bulan lalu, dan beberapa di antaranya terluka oleh rezim Myanmar.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan 164.000 pengungsi sejauh ini telah memasuki Bangladesh.

Jumlah korban membutuhkan perawatan akibat luka peluru serius, sementara yang lainnya kehilangan anggota badan setelah terkena ranjau darat di sepanjang perbatasan yang ditanam militer Myanmar.

Baca: Kejamnya Militer Myanmar, Pasang Ranjau Darat untuk Warga Rohingya

Sekitar 50 korban tembakan telah dibawa ke sebuah rumah sakit besar di Kota Chittagong, 200 km sebelah utara perbatasan Myanmar karena klinik setempat kekurangan fasilitas untuk mengobati luka-luka mereka.

Polisi Bangladesh mengatakan dua orang yang dibawa ke rumah sakit telah meninggal dunia.

Rakhine sekarang dianggap sebagai yang terburuk dan PBB (PBB) telah menggambarkan rezim Myanmar untuk mencoba mengupayakan pembersihan etnis (kejahatan genosida).*

Rep: Panji Islam

Editor:

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !