Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Survei: Lebih dari 50% Orang di Inggris Mengaku Tidak Beragama

Iklan sensus penduduk tahun 2011 di Inggris: Kalau tidak relijius centang saja kolom tidak beragama, jangan mengaku beragama.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Untuk pertama kalinya, lebih dari setengah orang di Inggris mengaku dirinya tidak relijius, menurut hasil survei terbaru.

Tahun 2016, sebanyak 53% orang menggambarkan dirinya sendiri “tidak memiliki agama” dalam sebuah survei yang melibatkan 2.942 reponden dewasa yang digelar oleh National Centre for Social Research, lapor BBC Senin (4/9/2017).

Di kalangan responden berusia 18-25 tahun persentasenya merupakan yang tertinggi, yaitu 71%.

Menanggapi laporan survei itu, Uskup Liverpool berpendapat Tuhan dan gereja “masih relevan” dan mengatakan “tidak beragama bukan berarti sama dengan ateisme.”

Angka tersebut, yang ditayangkan dalam siaran langsung BBC Radio 5, menunjukkan tren menurun keyakinan beragama di kalangan masyarakat Inggris.

Ketika survei British Social Attitudes pertama kali dilakukan pada tahun 1983, sebanyak 31 persen responden mengaku tidak memiliki agama.

Dalam survei itu, yang menjaring responden dewasa secara acak, ditanyakan apakah individu bersangkutan menganggap dirinya bagian dari satu agama tertentu.

Hampir dua dari setiap tiga orang berusia 25-34 tahun mengatakan mereka tidak beragama, sementara 75% orang berusia 75 tahun ke atas mengaku mereka beragama.

Tamsin, 26 tahun, seorang jurnalis perihal dunia pelancongan, bergabung dengan sebuah kumpulan jemaat sekuler yang bertemu di London setiap dua pekan sekali bernama Sunday Assembly. Berbicara kepada Rossana Pound-Woods di siaran BBC 5 dia berkata, “Saya tidak relijius sama sekali. Faktanya saya menyukai ini sebagai cara anggota masyakarat berkumpul tanpa mempedulikan soal agama.”

Ketika agama biasanya diperhatikan dalam urusan seperti kematian (pemakaman) dan pernikahan, Tamsin berkata, “Saya mendatangi teman-teman dan hanya sekedar untuk merayakan atau mengenang bersama.”

Seorang anggota jemaat tersebut, Mitsky, yang dilahirkan dalam keluarga penganut Jain –agama kuno di India, sekarang menganggap dirinya lebih sebagai seorang ateis.

Hasil survei terbaru itu juga menunjukkan bahwa orang yang dibesarkan dalam keluarga relijius, empat dari setiap sepuluh mengaku sekarang tidak lagi relijius.

Kelompok agama yang penganutnya paling banyak mengaku sekarang tidak lagi relijius adalah Kristen Anglikan.

Berdasarkan survei tahun 2016 itu, sebanyak 15% orang di Inggris mengaku menganut Kristen Anglikan.

Mereka yang mengaku Katolik jumlahnya masih relatih tetap dalam kurun 30 tahun terakhir, yaitu sekitar 1 dari setiap 10 orang di Inggris.

Sedangkan orang yang mengaku memeluk agama selain Kristen di Inggris angkanya 1 dari setiap 20 orang.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Ramai Dikunjungi Wisatawan, Kolombia Hancurkan Rumah Raja Narkoba Pablo Escobar

Ramai Dikunjungi Wisatawan, Kolombia Hancurkan Rumah Raja Narkoba Pablo Escobar

PBB Akan Repatriasi Pasukan Perdamaian Pelaku Kejahatan Seksual

PBB Akan Repatriasi Pasukan Perdamaian Pelaku Kejahatan Seksual

Organisasi Kristen Sampaikan Misi di Pakistan Melalui Bantuan

Organisasi Kristen Sampaikan Misi di Pakistan Melalui Bantuan

Putin: Hijab Dilarang Rusia Negara Sekuler

Putin: Hijab Dilarang Rusia Negara Sekuler

Brazil Bangun Replika Raksasa Kuil Sulaiman

Brazil Bangun Replika Raksasa Kuil Sulaiman

Baca Juga

Berita Lainnya