Sabtu, 18 September 2021 / 11 Safar 1443 H

Internasional

Koalisi Pimpinan Ikhwanul Muslimin Yordania Menang Dalam Pemilu Lokal

REUTERS
Bagikan:

Hidayatullah.com–Koalisi partai yang dipimpin oleh kelompok al Ikhwan al Muslimun Yordania mencatat kemenangan dalam pemilihan lokal hari Rabu, setelah aksi boikot dalam 2 Pemilu sebelumnya.

Koalisi Aliansi Nasional untuk Reformasi memenangkan lima dari 12 kursi di Amman dan 25 dari  48 kursi dewan provinsi.

“Di tingkat dewan daerah, koalisi tersebut memenangkan 41 kursi, dari 88 kandidat,” kata Ketua Panel Pemilu IAF, Murad al-Adayla Kepala Panel Pemilihan Umum di Front Aksi Islam (IAF), kelompok kelompok Ikhwanul Muslimin  dikutip Anadolu Agency hari Rabu (16/8/2017).

Lebih dari 6.500 kandidat bersaing untuk 2.444 kursi di seluruh negeri, menurut Komisi Independen Pemilihan Independen Yordania (IEC).

Baca: Ikhwanul Muslimin Jordan Bidik Peran Lebih Besar Pemilu Mendatang

Meskipun jumlah calon yang besar, hanya 31 persen dari 4,1 juta pemilih yang memiliki hak untuk memilih. Meskipun jumlah pemilih rendah, pemerintah Yordania memuji hasil pemilihan tersebut.

Sementara itu, Ikhwanul Muslimin memuji hasil pelaksanaan Pemilu kali ini.

“Kami berhasil memenangkan kursi kepresidenan tiga kota besar setelah memboikot Pemilu selama 10 tahun,” kata kandidat Mohammad Marwan, yang mengatakan bahwa ini merupakan tonggak penting.

Baca: Ikhwanul Muslimin Ingatkan Raja Yordania

Pemilu tersebut diselenggarakan berdasarkan undang-undang pembagian kekuasaan pemerintah pusat yang diundangkan pada tahun 2015.

Di bawah undang-undang, 12 provinsi di Yordania akan memiliki dewan eksekutif, ditunjuk oleh pemerintah yang dipimpin oleh seorang gubernur.

Otoritas Yordania pernah melarang Ikhwanul Muslimin di negara itu menyelenggarakan pemilihan internal yang sudah berlangsung dalam 70 tahun terakhir.

Tahun 2016, partai yang merupakan kelompok oposisi terkuat ini dilarang Pemilu dan menutup markas dakwahnya di Amman.*

Rep: Nashirul Haq AR
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kelompok HAM Gugat Keharusan Mengenakan Masker di Prancis

Kelompok HAM Gugat Keharusan Mengenakan Masker di Prancis

Covid-19: Kasus Infeksi Baru di Inggris 90% Varian India

Covid-19: Kasus Infeksi Baru di Inggris 90% Varian India

taliban provinsi

Taliban Kepung Provinsi yang Dikuasai Pemberontak di Panjshir setelah Gagal Negoisasi

Tak Bisa Berhaji ke Makkah, Peziarah Iran Bertolak ke Karbala

Tak Bisa Berhaji ke Makkah, Peziarah Iran Bertolak ke Karbala

Salafy dari “Demokrasi Kufur” menuju “Demokrasi Wajib”

Salafy dari “Demokrasi Kufur” menuju “Demokrasi Wajib”

Baca Juga

Berita Lainnya