Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Lebih 4 Juta Wanita Saudi Tak Bersuami

Saudi Gazette
Bagikan:

Hidayatullah.com – Jumlah wanita Arab Saudi yang melewati usia berumah tangga mencapai empat juta pada 2015 dan laporan terbaru menunjukkan jumlah itu semakin meningkat.

Diantara isu paling mengkhawatirkan dan menjadi kerisauan bagi banyak keluarga ketika memikirkan masa depan anak perempuan mereka.

Imam sebuah masjid di Kota Al-Ahsa, Dr Ahmed Albo Ali mengatakan, jumlah wanita Saudi yang melewati usia berumah tangga pada 2005 adalah 1,5 juta tetapi melonjak empat juta pada 2015. Ini berarti dua pertiga wanita Saudi berusia lebih 30 tahun gagal bertemu jodoh sepanjang 10 tahun lalu, tulis Saudi Gazette.

Baca: Jomblo Bertambah, Saudi Tentukan Batas Mahar Wanita 50.000 Riyal .

Aktivis sosial, Ahmed Al-Otafi mengatakan, kondisi terjadi karena kebanyakan wanita negara itu kini lebih tertarik melanjutkan studi dan ada juga karena keluarga masing-masing tidak mengizinkan mereka menikah.

Selain itu, surplus wanita karena banyaknya janda ditinggal mati suami,  atau karena  kasus perceraian.

Menurut Ahmed, para janda enggan berpeluang menikah lagi dengan alasan utama, pria negara itu lebih suka memilih pasangan yang belum pernah menikah.

Baca: Gubernur Makkah Tetapkan Jumlah Mahar untuk Gadis dan Janda

Direktur Pengembangan Keluarga di Kota Al-Oyun, Muhammad Al-Saleem mengatakan, wanita yang sudah bercerai selama dipandang miring oleh masyarakat Saudi, menyebabkan mereka juga enggan menikah lagi.

Sebelumnya, studi tahun 2015 yang dilakukan oleh peneliti di Universitas Islam, Ali Al-Zahrani, mengungkapkan jumlah perawan tua di Arab Saudi kala itu sekitar 4 juta meningkat 1,5 juta dari tahun 2010. Artinya ada penambahan 1369 jomblo dalam setiap harinya.

Ahmed Al-Sinani yang juga dikenal sebagai pakar masalah sosial, mentakan, penyebab tingginya angka ini dikarenakan beberapa penyebab utama, termasuk tingginya mas kawin (mahar).*

Rep: Panji Islam
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Hussein Ibrahim Taha Terpilih untuk Memimpin Blok Muslim OKI

Hussein Ibrahim Taha Terpilih untuk Memimpin Blok Muslim OKI

Mantan Presiden Mesir Mohammad Mursy hadapi Dakwaan Baru

Mantan Presiden Mesir Mohammad Mursy hadapi Dakwaan Baru

Di Prancis Penularan Covid-19 Lebih Tinggi di Kalangan Orang Kaya Dibanding Orang Miskin

Di Prancis Penularan Covid-19 Lebih Tinggi di Kalangan Orang Kaya Dibanding Orang Miskin

Warga di 1.100 Kota Eropa Menentang Zona Perdagangan Bebas AS-Uni Eropa

Warga di 1.100 Kota Eropa Menentang Zona Perdagangan Bebas AS-Uni Eropa

Kesepakatan Normalisasi Hubungan Turki-Israel Resmi Ditandatangani

Kesepakatan Normalisasi Hubungan Turki-Israel Resmi Ditandatangani

Baca Juga

Berita Lainnya