Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Putra Donald Trump Tahu Rusia akan Bantu Ayahnya Memenangkan Pilpres AS

Donal Trump dan Vladimir Putin
Bagikan:

Hidayatullah.com—Koran terkemuka di Amerika Serikat, The New York Times, melaporkan bahwa Donald Trump Jr diberitahu lewat email bahwa Moskow berusaha membantu ayahnya memenangkan pemilu presiden.

Mengutip keterangan tiga orang yang mengetahui perihal isi surat elektronik itu, NYT hari Selasa (11/7/2017) mengatakan putra tertua Donald Trump diberitahu bahwa Rusia berusaha menyokong usaha penguasaha properti itu untuk memenangkan pemilihan presiden AS November 2016.

NYT mengatakan email itu dikirim oleh penerbit asal Inggris bernama Rob Goldstone yang menjembatani pertemuan antara seorang pengacara Rusia dengan anak lelaki Trump itu. Pengacara tersebut mengklaim dirinya memiliki informasi menghebohkan perihal capres Partai Demokrat Hillary Clinton.

Donald Trump Jr diberitahu dalam email itu bahwa pemerintah Rusia adalah sumber informasi yang mengungkapkan borok-borok wanita bekas menteri luar negeri AS tersebut.

Kabar tentang email tersebut adalah laporan ketiga yang diterbitkan NYT perihal dugaan kuat keterkaitan Trump Jr dengan Rusia dalam upaya mempengaruhi hasil pemilu presiden AS.

Senin pagi Trump Jr berupaya membela diri tentang pertemuannya dengan pengacara Rusia, Natalaia Velsnitskaya, yang diungkap NYT dalam laporan-laporan sebelumnya. Trump Jr mengklaim dirinya hanya sekedar mendengarkan informasi yang akan diberikan kepadanya perihal lawan politik ayahnya.

NYT mengatakan dalam laporannya bahwa ketua tim kampanye Trump, Paul Manafort, dan menantu Trump, Jared Kushner, juga hadir dalam pertemuan antara Trump Junior dengan Velsnitskaya.

Menyusul kemunculan laporan-laporan perihal dugaan kuat keterkaitan anak Trump dengan Rusia dalam masalah itu, baik anggota Senat dari Partai Demokrat maupun Republik di Komite Intelijen menyatakan ingin menggelar pertemuan dengan Trump Jr.

Senator asal Virginia, Mark Werner, mengatakan orang-orang Trump terus mengaku lupa tentang pertemuannya dengan orang-orang Rusia, tetapi bukti-bukti yang muncul kemudian ke publik justru membantah klaim mereka.

Sementara itu, jubir Gedung Putih Sarah Sanders kepada para wartawan mengatakan bahwa tidak ada yang janggal dengan pertemuan antara Trump Jr dengan Veselnitskaya dan pertemuan itu berlangsung dalam waktu sangat singkat dan tidak ada tindak lanjut setelahnya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Merokok Dilarang di Bandara Saudi

Merokok Dilarang di Bandara Saudi

Presiden Filipina Mengaku Islam

Presiden Filipina Mengaku Islam

Jerman: ISIS Lebih Buruk, Tapi Kekejaman Rezim Assad Tak Bisa Diabaikan

Jerman: ISIS Lebih Buruk, Tapi Kekejaman Rezim Assad Tak Bisa Diabaikan

Sepertiga Mahasiswa Saudi di Amerika adalah Wanita

Sepertiga Mahasiswa Saudi di Amerika adalah Wanita

Tentara India Menangkap Pemimpin Muslim Kashmir

Tentara India Menangkap Pemimpin Muslim Kashmir

Baca Juga

Berita Lainnya