Ahad, 28 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pejabat Vatikan Tiba di Australia untuk Hadapi Tuduhan Kejahatan Seks

George Pell
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kepala keuangan Keuangan Vatikan Kardinal George Pell tiba di Australia hari ini menjelang sidang pengadilan akhir bulan ini atas tuduhan kejahatan seks.

Pell yang berusia 76 tahun itu mendarat di Sydney dan disambut pihak keamanan sebelum dibawa menuju ke arah kendaraan yang siap menunggu, melalui rekaman Channel 9 . Namun dirinya  tidak memberikan komentar apapun.

Pell diperintahkan hadir di pengadilan Melbourne pada 26 Juli untuk sidang awal tentang beberapa serangan seksual yang terkait dengan kesalahan diduga dilakukan beberapa dekade lalu, ketika ia masih pendeta senior di Australia.

Baca: Vatikan Buat Langkah Baru Hindari Pastor Lakukan Pelecehan Seks

Mantan uskup Sydney dan Melbourne itu mempertahankan diri tidak bersalah dan dengan tegas menyangkal tuduhan itu. Detail dakwaan itu tidak diungkapkan meskipun polisi mengatakan ia melibatkan “beberapa pengadu”.

“Saya menanti kesempatan saya di pengadilan. Saya tidak bersalah atas semua tuduhan ini,” kata Pell yang secara tidak resmi dianggap individu nomor tiga dalam hierarki Vatikan, mengatakan dari Roma setelah dituduh lewat bulan lalu.

“Ini palsu. Keseluruhan ide pelecehan seksual menjijikkan kepada saya,” dikutip AFP.

Pell diberi cuti kehadiran oleh Paus Francis, yang menjelaskan kardinal itu tidak akan dipaksa meletakkan jabatannya sebagai kepala kementerian ekonomi di Vatikan.

Baca: Kardinal Vatikan: Pendeta Senior Tutupi Pelecehan Seks

Sebelumnya, pengadilan memanggilnya untuk menghadiri persidangan di Pengadilan Rendah Melbourne pada 18 Juli 2017 mendatang.

Pell memang pernah menjadi pastor di Kota Ballarat, Victoria, sebelum ditunjuk menjadi Uskup Agung Melbourne. Sejak 2014, ia tinggal di Vatikan.

Kejahatan seksual di lingkungan gereja Katolik semacam ini mulai mencuat pada 2002, ketika para uskup di wilayah Boston ditemukan terus berpindah gereja untuk menutupi skandal pelecehan terhadap anak yang mereka lakukan.

Kisah ini diungkap dalam film Spotlight yang memenangkan kategori Film Terbaik dalam ajang penghargaan Academy Awards 2016.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Obama: Teror di Mana pun Berada Kami Buru

Obama: Teror di Mana pun Berada Kami Buru

Pengadilan Minya Bebaskan 21 Loyalis Al-Ikhwan

Pengadilan Minya Bebaskan 21 Loyalis Al-Ikhwan

Erdogan Menyeru Suriah dan Rusia Agar Menghentikan Serangan Udara

Erdogan Menyeru Suriah dan Rusia Agar Menghentikan Serangan Udara

Salah Tangkap Tersangka Pembajakan Pesawat TWA Dilepas

Salah Tangkap Tersangka Pembajakan Pesawat TWA Dilepas

Trump Keluarkan Amerika Serikat dari Kesepakatan Migrasi PBB

Trump Keluarkan Amerika Serikat dari Kesepakatan Migrasi PBB

Baca Juga

Berita Lainnya