Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Israel Cemas Pengaruh Turki di Jerusalem Timur

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Bendera Turki di Istanbul.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Dua anggota sayap kiri Knesset (parlemen Israel), hari Kamis, meminta diadakannya rapat sesi parlemen untuk mendiskusikan dukungan Turki dan bantuan alokasi pada Jerusalem Timur dan Masjid Al-Aqsha.

Israel HaYom, harian berbahasa Ibrani yang dekat dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, melaporkan bahwa Rabbi Yehuda Glick, anggota partai sayap kiri Liqud, dan Shuli Maalem, anggota partai sayap kiri Jewish Home, telah meminta diadakannya rapat hubungan luar negeri dan komite keamanan Knesset untuk mendiskusikan peran Turki di Jerusalem Timur yang dijajah Israel.

Baca: Normalisasi Turki-Israel dan Dinamika Kawasan

Mereka menyatakan permintaan itu setelah harian yang sama mempublikasikan laporan di halaman depan mereka, edisi Rabu, yang mengkritisi aktivitas kemanusiaan Turki di kota bersejarah tersebut.

Laporan itu menegaskan bahwa, satu abad setelah runtuhnya Kekaisaran Ottoman (Khilafah Ustmaniyah), Turki telah mulai menyebarkan pengaruhnya di wilayah tersebut dengan menggelontorkan jutaan dolar sebagai bantuan pada Jerusalem Timur dan kompleks Masjid Al-Aqsha, yang diklaim Yahudi sebagai “Temple Mount”.

Berdasarkan laporan itu, sekutu Turki di Jerusalem merupakan musuh besar penjajah Israel: seperti Syeikh Raid Shalah, Ketua Gerakan Islam di Palestina, dan Syeikh Ikrima Shabri.

Baca: Israel Marah Kedutaan Besar Turki Undang Syeikh Raed Salah

“Sejak 2004, Agensi Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA) telah menyumbangkan jutaan dolar di 63 proyek berbeda di seluruh Jerusalem Timur,” laporan itu menyatakan.

Ditambahkan pula: “Tujuan keseluruhan aktivitas Turki di sana ialah melindungi dan memperkuat warisan dan identitas Muslim Jerusalem.”

Laporan itu kemudian menunjuk bahwa TIKA saat ini sedang melakukan pengembalian arsip Muslim pada era Ottoman di Jerusalem Timur dan Masjid Dome of Rock, ditambahkan pula bahwa “kehadiran Turki” sangat jelas di kota itu.

“Bendera dan makanan Turki dapat dilihat dimanapun, mengindikasikan pengaruh negara itu di Jerusalem,” laporan itu menyatakan.

Baca: Di Hari Turki-Israel Rujuk, Petani dan Nelayan Gaza Ditembaki Tentara Zionis

Berdasarkan laporan yang sama, investasi Turki yang sedang berlangsung di Jerusalem telah mengikis pengaruh Jordania, meskipun Kerajaan itu berstatus sebagai “penjaga situs suci Muslim Jerusalem”.

Harian itu kemudian menyesali meningkatnya popularitas Turki dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di antara warga Palestina di Jerusalem.

Sebelumnya di bulan ini, sebuah laporan telah disiapkan untuk Nir Barkat, orang Yahudi yang menjadi wali kota Jerusalem, mengenai meningkatnya pengaruh Turki di kota itu, yang diberi judul, “Turki telah mengambil alih Jerusalem”./* Ali Murat Alhas, kontributor Anadolu Agency, diterjemahkan Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Kebebasan dan Demokratisasi AS Lahirkan Narkoba di Iraq

Kebebasan dan Demokratisasi AS Lahirkan Narkoba di Iraq

Banyak Perempuan Myanmar Jadi Sasaran Pemerkosaan Tentara

Banyak Perempuan Myanmar Jadi Sasaran Pemerkosaan Tentara

Gereja Inggris Takut Dipaksa Kawinkan Homo

Gereja Inggris Takut Dipaksa Kawinkan Homo

Indonesia Buka Kran Impor Sapi Australia, Pengusahanya Ingin Perdagangan Bebas

Indonesia Buka Kran Impor Sapi Australia, Pengusahanya Ingin Perdagangan Bebas

27 Jamaah Shalat Tewas Saat Bom Meledak di Pangkalan Militer Afghanistan

27 Jamaah Shalat Tewas Saat Bom Meledak di Pangkalan Militer Afghanistan

Baca Juga

Berita Lainnya