Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Internasional

Israel Ikut Senang Perkembangan Krisis Qatar

TI
Mahmoud Abbas bersalaman dengan PM Israel Benyamin Netanyahu
Bagikan:

Hidayatullah.com–Menteri Pertahanan Israel Avidgor Lieberman mengatakan  hari Kamis bahwa orang-orang Palestina dan Israel lebih dekat dari sebelumnya, sebelum krisis diplomasi Qatar untuk mencapai ‘kesepakatan damai’.

Ia juga mengatakan, hubungan penuh dengan Negara-Negara Arab dapat menarik pemerintah Israel untuk menerima sebuah kesepakatan.

“Kami lebih dekat untuk mencapai kesepakatan dari sebelumnya,” kata Lieberman dalam sebuah wawancara dengan TV Channel 2 Israel.

“Jika seseorang datang dan mengajukan kesepakatan di atas meja yang mencakup kesepakatan dengan semua Negara Arab moderat, termasuk pembukaan kedutaan besar, sektor perdagangan dan penerbangan langsung … saya yakin akan mendapatkan dukungan mayoritas di Knesset dan banyak orang,” ujarnya dikutip Channel 2.

Baca: Lima Alasan Mengapa Israel Ikut Sibuk dalam Krisis Qatar

“Saya juga berharap kita akan mengaktualisasikan pilihan itu,” kata lagi sambil menyampaikan bahwa “Negara-Negara Arab tersebut menyatakan bahwa masalahnya tidak dengan Israel.”

Menteri Pertahanan tersebut mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang menginvestasikan banyak upaya untuk membentuk kesepakatan damai dengan Otorita Palestina.

Netanyahu juga mengatakan bahwa sebuah kesepakatan lebih mungkin direalisasikan di tengah meningkatnya hubungan antara Israel dan ‘Negara-Negara Arab moderat’  di wilayah tersebut.

“Ada perubahan terjadi, tidak harus dengan orang-orang Palestina tapi di beberapa bagian dunia Arab mereka memahami bahwa Israel bukanlah musuh,” kata Netanyahu dikutip Radio Angkatan Darat Israel pekan lalu sebagaimana dikutip 124News, Kamis (08/06/2017.

Baca: Memusuhi Qatar Untungkan Israel dan Iran

Lieberman juga menyinggung kunjungan Presiden AS Donald Trump ke wilayah itu baru-baru ini, dan meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, yang telah menyebabkan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, Bahrain dan sekutu lainnya memutuskan hubungan dengan Qatar.

Trump sebelumnya mengatakan setelah bertemu para pemimpin Arab, dia percaya bahwa “tingkat kemitraan baru mungkin dan akan terjadi.”*/Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Bos Kokain Italia Kabur Tengah Malam dari Penjara Uruguay

Bos Kokain Italia Kabur Tengah Malam dari Penjara Uruguay

Pengungsi Afrika Diterbangkan dari Libya ke Italia

Pengungsi Afrika Diterbangkan dari Libya ke Italia

Pengelolaan 22 LSM Al-Ikhwan Dialihkan ke Pemerintah Mesir

Pengelolaan 22 LSM Al-Ikhwan Dialihkan ke Pemerintah Mesir

Saudi Buka Penyelidikan  Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Dua Remaja Iran

Saudi Buka Penyelidikan Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Dua Remaja Iran

Menolak Pakai Kerudung, Air France Izinkan Kru Wanita Tidak Terbang ke Iran

Menolak Pakai Kerudung, Air France Izinkan Kru Wanita Tidak Terbang ke Iran

Baca Juga

Berita Lainnya