Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Hamas: Peryataan Arab Saudi Hanya Akan Untungkan Penjajah Zionis

Bagikan:

Hidayatullah.com–Hamas mengkritik pernyataan Menteri Luar Arab Saudi, Abdel Al-Jubeir, bahwa Qatar harus berhenti dari mendukung gerakan Palestina itu sebagai syarat mengakhiri perselisihan dengan tetangganya itu.

Dalam sebuah pernyataan hari ini, Hamas mengatakan, mereka adalah gerakan sah yang menentang penjajahan Zionis-Israek, dan yang mewakili negara-negara Arab dan Dunia Islam.

Semalam, Al-Jubeir yang dalam perjalanan ke Prancis mengatakan, Qatar telah mempengaruhi Otoritas Palestina (PA) dan Mesir ketika memberi dukungan kepada Hamas dan Ikhwanul Muslimin.

“Ini bukan sesuatu yang baik. Qatar harus berhenti dan mengakhiri kebijakan ini sehingga mereka dapat membantu perdamaian di Timur Tengah, “kata Al-Jubeir.

Baca:  Lima Alasan Mengapa Israel Ikut Sibuk dalam Krisis Qatar

Menanggapi pernyataan itu, Hamas mengatakan, “Bukan rahasia lagi bagaimana Zionis akan mengeksploitasi kenyataan itu dengan melakukan lebih banyak pelanggaran dan kejahatan terhadap rakyat Palestina, tanah dan martabat kami dan hak terhadap Yerusalem serta Masjidil Aqsa,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Hamas menegaskan pernyataan Al-Jubeir melanggar hukum internasional dan Arab serta posisi Islam yang menekankan hak rakyat Palestina untuk melawan dan memperjuangkan kebebasan tanah air mereka serta Tanah Suci.

Hamas mendesak Arab Saudi untuk menghentikan pernyataan yang dapat merusak posisi Riyadh dalam isu Palestina dan hak-hak mereka.

Baca: Memusuhi Qatar Untungkan Israel dan Iran

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Legislatif Palestina Dr. Ahmad Bahar mengecam pernyataan  al-Jabir dan menyerukan pihak Riyad untuk menghentikan pernyataan-pernyataan yang merusak peran kerajaan Arab Saudi tersebut.

“Pernyataan al-Jabir (hanya menciptakan) keterangan, tidak mencerminkan orisinalitas kerajaan Arab Saudi dan peran historisnya kepada rakyat Palestina dan isu-isu Palestina, pernyataan itu hanya menguntungkan penjajah Zionis saja,” ujar Ahmad Bahar dikutip Palestine Information Centre (PIC).

Dia menegaskan bahwa senjata perlawanan dan gerakan Hamas di arahkan hanya melawan penjajah Zionis. Hamas adalah gerakan perlawanan yang membela rakyatnya.

“Siapa saja yang menyebut gerakan Hamas teroris berarti tidak mengerti arti teroris,” ujar Bahar.

Baca:  Ikhwanul Muslimin Tolak Tuduhan Arab Saudi

Bahar menyerukan Bangsa Arab untuk bersatu dan berhimpun untuk isu-isu yang adil, utamanya adalah isu Palestina. Agar Bangsa Arab mengambil perannyatan dan bertanggung jawab terhadap Kota al-Quds yang setiap hari menjadi target penjajah Zionis dan merubah petunjuk-petunjuk Islamnya di tengah-tengah sikap diam Arab dan internasional.

Bahar juga menyerukan Liga Arab dan OKI untuk menunaikan tanggung jawabnya terhadap isu Palestina dan Kota al-Quds, mendukung perjuangan rakyat Palestina di semua tempat mereka berada, memerangi penjajah Zionis di forum-forum internasional, menuntutnya atas kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina.*/Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Babi Amerika Diberi Pakan Ganja Agar Gemuk

Babi Amerika Diberi Pakan Ganja Agar Gemuk

Umat Islam Mesir Tolak Gubernur dari Kristen

Umat Islam Mesir Tolak Gubernur dari Kristen

Sri Lanka Larang Cadar, Ulama Setujui untuk Waktu Terbatas

Sri Lanka Larang Cadar, Ulama Setujui untuk Waktu Terbatas

Jerman Pertimbangkan Ulang Penjualan Senjata ke Timur Tengah

Jerman Pertimbangkan Ulang Penjualan Senjata ke Timur Tengah

Mesir Nyatakan Awal Ramadhan Jatuh 22 Agustus

Mesir Nyatakan Awal Ramadhan Jatuh 22 Agustus

Baca Juga

Berita Lainnya