Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Hassan Rouhani Menang Pemilu Presiden

Bagikan:

Hidayatullah.com—Pemimpin petahana Iran, Hassan Rouhani (68),  akhirnya mempertahankan jabatannya untuk periode kedua setelah diumum menang pemilu presiden yang berlangsung pada Sabtu.
Dengan kemenangan ini,  berarti, ia akan meneruskan jabatannya selama empat tahun ke depan.

“Hasil final pilpres: Hassan Rouhani memenangkan masa jabatan kedua,” demikian diumumkan media Iran, Fars News Agency.

Hassan Rouhani mengungguli lawannya, Ebrahim Raisi dalam Pilpres yang digelar Jumat 19 Mei 2017.

Rouhani meraih dukungan 23,5 juta pemilih (57 persen suara), dengan menyisihkan saingan utamanya Ebrahim Raisi yang mengantungi 15,8 juta  (38,5 persen suara).

Baca: Mantan Presiden Iran Dukung Rouhani dalam Pemilu

Seperti dikutip dari CNN, Sabtu (20/5/2017), keunggulan Rouhani sekaligus menjadi kemenangan kubu reformis, serta pertanda bahwa rakyat di Negeri Para Mullah menginginkan jalinan hubungan yang saling menguntungkan dengan dunia luar.

Lebih dari 40 juta pemilih Iran memadati tempat-tempat pemungutan suara pada Jumat kemarin, demikian menurut kepala komisi pemilihan umum. Itu berarti lebih dari 70 persen pemilih menggunakan haknya.

Baca:  Presiden Iran Ucapkan Selamat pada Bashar al Assad Serangan di Aleppo

Pemimpin spiritual Syiah  Ali Khamenei sebelumnya mengimbau rakyat untuk menggunakan haknya.

“Saya yakin, pemilihan presiden memiliki arti yang sangat penting,” kata dia. “Nasib negara ada di tangan rakyat.”

Khamenei selama ini dianggap mendukung kandidat Ebrahim Raisi. Proses demokrasi ini bagaimanapun dicemari tuduhan penipuan.
Dakwaan disampaikan oposisi utama, Ebrahim Raisi yang berada di tempat kedua.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Delegasi Indonesia Dorong Resolusi untuk Dunia yang Damai dan Berkeadilan

Delegasi Indonesia Dorong Resolusi untuk Dunia yang Damai dan Berkeadilan

Al Majma’ Al Fiqh Akan Bahas Hukum Rekayasa Genetika

Al Majma’ Al Fiqh Akan Bahas Hukum Rekayasa Genetika

Kekalahan Besar Diderita Rezim Bashar al Assad 2 Minggu Terakhir

Kekalahan Besar Diderita Rezim Bashar al Assad 2 Minggu Terakhir

FBI Selidiki Kemungkinan Penyadapan oleh News Corp

FBI Selidiki Kemungkinan Penyadapan oleh News Corp

Verdonk: Lima Tahun Lagi Belanda Dipenuhi Jilbab

Verdonk: Lima Tahun Lagi Belanda Dipenuhi Jilbab

Baca Juga

Berita Lainnya