Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

AS Tuduh Suriah Bangun Krematorium untuk Hapus Jejak Tahanan yang Dibunuh

AFP
Kehancuran Aleppo oleh pesawat-pesawat Rusia dan Suriah
Bagikan:

Hidayatullah.com–Amerika Serikat menuduh rezim Bashar al Assad sedang membangun sebuah tempat pembakaran mayat di sebuah penjara militer, untuk menghilangkan jejak ribuan mayat di tahanan yang dibunuh.

Amerika baru-baru ini mengungkapkan gambar-gambar yang diduga tempat pembakaran mayat di Suriah itu berada di luar ibu kota Damaskus.

Kelompok hak asasi manusia memperkirakan sedikitnya 5.000 orang telah mati di dalam penjara itu antara tahun 2011 sampai 2015, kutip CNA.

Baca: 100 Warga Tewas Termasuk Anak-anak Oleh Serangan Gas Beracun Tentara Bashar al Assad

Mereka mengklaim sampai 50 tahanan dibunuh setiap hari. Sampai sekarang, pemerintah Suriah belum memberikan reaksinya.

Washington sudah menyerukan Mosko agar tidak membiarkan saja kejahatan yang dilakukan sekutu kuatnya itu.

Sementara itu, satu putaran baru perundingan damai sudah terhubung di Jenewa, Swiss. Negosiasi lima putaran sebelumnya gagal membuahkan hasilnya.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Jika BSA Tidak Diteken Karzai, Amerika Ancam Tarik Tentaranya

Jika BSA Tidak Diteken Karzai, Amerika Ancam Tarik Tentaranya

Pemerintah Turki Ingin Perdagangan Manusia Dianggap Tindak Kriminal Terorisme

Pemerintah Turki Ingin Perdagangan Manusia Dianggap Tindak Kriminal Terorisme

New Delhi Menuduh OKI Terlibat dalam Propaganda Anti-India

New Delhi Menuduh OKI Terlibat dalam Propaganda Anti-India

Enam Negara Teluk Tutup Kedubes di Suriah

Enam Negara Teluk Tutup Kedubes di Suriah

Kesepakatan Miliaran Dollar antara ‘Israel’ dan Uni Emirat Arab

Kesepakatan Miliaran Dollar antara ‘Israel’ dan Uni Emirat Arab

Baca Juga

Berita Lainnya