Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pendiri Perusahaan TV Iran Tewas Ditembak di Turki

Saeed Karimian tewas ditembak di kawasan Maslak,
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pendiri dan direktur utama perusahaan televisi berbahasa Persia, Gem TV, dibunuh di Istanbul.

Saeed Karimian tewas ditembak di kawasan Maslak, bersama dengan partner bisnisnya asal Kuwait.

DIkutip Kantor Berita Dogan, Ahad, 30 April 2017, peristiwa bermula saat pendiri GEM TV itu bersama seorang warga Iran lainnya, berkendara di permukiman Maslak di Istanbul pada Sabtu 29 April 2017, sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Mobil mereka dihentikan sebuah jip di tengah perjalanan, dan penembakan pun terjadi.

Baca:  Rezim Iran Uji Senjata S-300 dari Rusia

Karimian ditemukan tewas oleh petugas medis yang tiba di lokasi. Sementara rekannya dilarikan ke rumah sakit, namun tidak berhasil diselamatkan.

Belum diketahui apakah ada lebih dari satu pelaku penembakan. Jip yang menghentikan mobil Karimian kemudian ditemukan sudah dalam keadaan terbakar.

Kepolisian Istanbul menolak memberikan detail lebih lanjut saat dihubungi kantor berita Reuters.

Mengutip wali kota distrik Sariyer di Istanbul, Dogan melaporkan bahwa polisi mencurigai penembakan terkait dengan perselisihan finansial yang melibatkan Karimian.

Baca:  Iran Latihan Perang di Teluk Arab dan Samudera Hindia

GEM TV dikenal sebagai jaringan televisi satelit berisi program hiburan yang menayangkan film dan program-program Barat. Jaringan tersebut juga memproduksi sendiri film serta serial televisi.

Menurut BBC, Gem TV mengalihsuarakan serial asing dan Barat ke bahasa Persia dan menyiarkannya di Iran.

Gem Group awalnya didirikan di London, namun kemudian memperluas jaringan sampai ke Dubai. Menurut situs perusahaan tersebut, mereka memiliki 17 kanal berbahasa Persia, selain juga siaran Kurdi, Azeri dan berbahasa Arab.

Teheran memandang GEM TV sebagai “soft war” yang dilancarkan dunia Barat. Kehadiran GEM TV dianggap sebagai sesuatu yang mengganggu.

Pekan lalu, sebuah Pengadilan Teheran mencoba mengadili Karimia dan memvonisnya enam tahun penjara atas perbuatan yang “membahayakan keamanan nasional” dan “propaganda terhadap negara.”*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Hosni Mubarak di Israel?

Hosni Mubarak di Israel?

Darul Ifta: Berita Darul Ifta Berkenaan Hukuman Mati tak Benar

Darul Ifta: Berita Darul Ifta Berkenaan Hukuman Mati tak Benar

Menhan Chad: Serangan Udara Prancis Menarget “Teroris” di Chad

Menhan Chad: Serangan Udara Prancis Menarget “Teroris” di Chad

Gereja Swedia Raup Keuntungan dari Film Porno?

Gereja Swedia Raup Keuntungan dari Film Porno?

Ahmad al-Raissouni Terpilih jadi Presiden Persatuan Ulama Muslim Dunia

Ahmad al-Raissouni Terpilih jadi Presiden Persatuan Ulama Muslim Dunia

Baca Juga

Berita Lainnya