Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Tanzania Usir Pejabat PBB dari Negaranya

Kepala UNDP di Tanzania Awa Dabo (kiri) bersalaman dengan Presiden Tanzania Magufuli.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Tanzania telah mengusir kepala United Nations Development Program (UNDP) di negaranya, kata Kementerian Luar Negeri Tanzania dalam sebuah pernyataan.

Tanzania menyalahkan Awa Dabo, seorang wanita warganegara Gambia, atas memburuknya kinerja kantor PBB yang dipimpinnya, didorong oleh apa yang disebut pemerintah setempat sebagai “menegangnya hubungan” dengan para stafnya.

Baik Awa Dabo maupun UNDP tidak memberikan komentar, lapor BBC Selasa (25/4/2017).

Namun, media setempat menghubungkan pengusiran pejabat PBB itu dengan kritikannya terhadap pemilu kontroversial yang digelar di Pulau Zanzibar oleh Tanzania tahun lalu.

Dalam pernyataannya, kementerian tidak berkomentar tentang kabar tersebut, tetapi mendesak UNDP agar mengingatkan para stafnya bahwa prioritas pertama kerja mereka adalah bekerja sama dengan pemerintah Tanzania untuk membantu negara itu mencapai target-terget pembangunannya.

Berbicara tanpa ingin identitasnya diketahui publik, seorang staf UNDP mengatakan bahwa Awa Dabo sudah dideportasi, dengan pengawalan petugas keamanan, pada hari yang sama pemerintah Tanzania mengeluarkan perintah pengusiran itu.

Di Zanzibar pada Maret 2016 digelar pemilu yang dianggap sebagian pihak internasional kontroversial, sehingga memicu pemerintah Amerika Serikat untuk menarik kembali janji bantuannya kepada Tanzania hampir setengah miliar dolar. Washington menyebut pemilu itu “tidak inklusif dan tidak mewakili.”

Kelompok oposisi di wilayah kepulauan semi-otonom itu memboikot pemilu presiden tersebut, yang dimenangkan mutlak oleh kandidat dari partai penguasa Tanzania Chama Cha Mapinduzi (CCM).

Anggota legislatif dari partai oposisi Paskal Haonga mengecam pengusiran Awa Dabo oleh pemerintah, dengan mengatakan bahwa hal itu mencoreng reputasi Tanzania di lingkungan diplomasi internasional.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Beberapa Saat setelah Normalisasi, UEA akan Dirikan Kedutaan di Tel Aviv

Beberapa Saat setelah Normalisasi, UEA akan Dirikan Kedutaan di Tel Aviv

Jumlah Harta Jutawan Asia Mengalahkan Jutawan Eropa dan Amerika Utara

Jumlah Harta Jutawan Asia Mengalahkan Jutawan Eropa dan Amerika Utara

Gereja Anglikan Setujui Uskup Homo

Gereja Anglikan Setujui Uskup Homo

Di Kalangan Pemuda Jerman Konsumsi Tembakau Menurun, Ganja Semakin Populer

Di Kalangan Pemuda Jerman Konsumsi Tembakau Menurun, Ganja Semakin Populer

Ahmadinejad: Masa Depan Milik Iran

Ahmadinejad: Masa Depan Milik Iran

Baca Juga

Berita Lainnya