Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Internasional

2,3 Juta Anak Korban Perang Timur Tengah Terkatung-Katung di Negeri Tetangga

Daniel Leal-Olivas Photography
Anak-anak Suriah kedinginan di pengungsian dekat perbatasan Turki
Bagikan:

Hidayatullah.com–Tahun 2017 menjadi paruh waktu yang begitu memalukan bagi dunia kemanusiaan akan perlindungannya terhadap anak. Dunia dihebohkan oleh sebuah berita dari Negara Brazil tentang delapan anak yang tidur di dalam kardus, di pelataran sebuah geraja.

Namun, apakah masyarakat dunia hendak menutup mata dari realitas kondisi anak-anak korban perang di Suriah, Yaman dan Iraq yang jumlah pastinya bahkan sukar diketahui, karena terus bertambah dari hari ke hari.

Stasiun TV Aljazeera hari Rabu memaparkan data terakhir oleh Dana Anakanak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF)  tentang jumlah dan kondisi anak-anak paling memprihatinkan di dunia. Yaitu di tiga negara yang dilanda konflik berkepanjangan, Suriah, Yaman dan Iraq.

Baca:  UNICEF: 2016 Tahun Terburuk Anak-Anak Suriah

Di Suriah, data terakhir pada 2016 saja, anak yang tewas akibat pertempuran tidak kurang dari 625 jiwa. 2,3 Juta anak Suriah mengungsi ke negara-negara tetangga seperti Libanon, Yordania dan yang terbanyak di Turki.

Sedangkan 5,8 Juta anak lainnya terkatung-katung di barak pengungsian dalam kondisi yang sangat membutuhkan bantuan.

Tidak kalah menyedihkan apa yang menimpa anak-anak Yaman. Masa kanak-kanaknya direnggut sehingga terpaksa mengungsi dari tanah airnya sendiri. Sejumlah 9,6 juta anak mengungsi.

Baca:  Turki Tawarkan Pendidikan Gratis Anak-Anak Suriah

Angka tersebut berarti 80 % dari keseluruhan jumlah anak di Negara Yaman. Mereka bergantung kepada bantuan untuk kebutuhannya sehari-hari.

Sedangkan di Iraq, 2,8 Juta anak terpaksa mengungsi. Dua Ratus Ribu lainnya terkepung oleh pertempuran sengit di Kota Mosul.

Tidak cukup hanya mengungsi. Bahkan, hari demi hari, jutaan anak dari tiga negara tersebut tak jarang mendapat perlakukan yang sangat tidak pantas diterima oleh anak seumur mereka.*/MR Utama

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Dalam Semalam 45.000 Orang Kurdi dari Suriah Masuk ke Turki

Dalam Semalam 45.000 Orang Kurdi dari Suriah Masuk ke Turki

Keluarga Tuding Militer Mesir Menculik Mursy

Keluarga Tuding Militer Mesir Menculik Mursy

Amerika Serikat Akan Kirim 1.500 Prajurit Tambahan ke Jerman

Amerika Serikat Akan Kirim 1.500 Prajurit Tambahan ke Jerman

Kasus Perbudakan Modern di Inggris Naik Lebih dari Sepertiga

Kasus Perbudakan Modern di Inggris Naik Lebih dari Sepertiga

Pemasok Produk Apple di China ‘Menggunakan Tenaga Kerja Paksa Muslim Uighur’

Pemasok Produk Apple di China ‘Menggunakan Tenaga Kerja Paksa Muslim Uighur’

Baca Juga

Berita Lainnya