Selasa, 6 Juli 2021 / 27 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Polandia Tuding ATC Rusia Sengaja Jatuhkan Pesawat Presidennya

Bagikan:

Hidayatullah.com—Pihak Kejaksaan Polandia mengatakan akan menggugat petugas air traffic controller (ATC) Rusia, karena sengaja menyebabkan kecelakaan pesawat tahun 2010, yang menewaskan Presiden Polandia Kaczynski dan puluhan lainnya.

Kejaksaan Polandia hari Senin (3/4/2017) mengatakan, bukti baru terkait jatuhnya pesawat tahun 2010 di dekat Smolensk, bagian barat Rusia, menunjukkan bahwa dua petugas ATC Rusia dan seorang lainnya di menara kontrol sengaja menyebabkan kecelakaan itu.

Menurut jaksa, bukti itu diambil dari rekaman pembicaraan antara pilot-pilot pesawat tersebut dengan petugas di menara kontrol Rusia. Namun, mereka mengatakan tidak akan ada penjelasan lebih lanjut mengenai hal itu sebelum pihak penyidik menanyai tiga pria yang terkait dalam kasus itu, lansir Deutsche Welle.

Peristiwa April 2010 itu menewaskan Presiden Polandia Lech Kaczynski dan istrinya, serta 95 orang lain. Pejabat tinggi Polandia yang ikut tewas dalam kejadiaan itu adalah kepala bank sentral, sejumlah pejabat tinggi militer dan beberapa anggota legislatif. Kala itu mereka sedang dalam pejalanan ke hutan Katyn di Rusia guna mengenang peristiwa eksekusi 22.000 aparat Polandia oleh polisi rahasia Uni Soviet tahun 1940, sebuah pembantaian yang dibantah oleh Kremlin sampai 1990.

Penyelidikan-penyelidikan sebelumnya mengatakan penyebab kecelakaan adalah kesalahan manusia dan cuaca buruk. Namun, Partai Hukum dan Keadilan (PiS) –yang dipimpin saudara kembar Kaczynski bernama Jaroslav– meyakini kejadian itu disengaja dan kemudian dia melakukan penyelidikan sendiri.

Sebelum itu, Jaroslaw membuat sejumlah tuduhan. Menurutnya, ada bahan peledak ditempatkan di pesawat itu, Presiden Rusia Valdimir Putin memerintahkan pembunuhan tersebut, bekas menteri utama dan Persiden Uni Eropa saat ini Donald Tusk terlibat merencanakan peristiwa itu dan mengelak dari penyelidikan.

“Sebuah analisa terhadap bukti-bukti … memungkinkan jaksa memformulasikan gugatan baru atas ATC, warganegara Federasi Rusia,” kata Wakil Jaksa Agung Polandia Marek Pasionek dalam konferensi pers. Individu-individu yang terkait dalam kasus itu “dengan sengaja menyebabkan bencana … yang mengakibatkan kematian banyak orang,” imbuhnya.

Tahun 2015 pemerintah Polandia sudah melayangkan gugatan atas dua petugas ATC Rusia. Satu terdakwa dituduh bertanggung jawab lansung menimbulkan bahaya dalam lalu lintas udara, dan seorang lainnya dituduh “secara tidak sengaja menyebabkan kecelakaan dalam lalu lintas udara.”

Gugatan terbaru ini lebih serius dibandiing sebelumnya, sebab para petugas ATC Rusia itu dituduh secara sengaja mencelakakan pesawat yang mengangkut Presiden Polandia Lech Kaczynski dan rombongannya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Usulan Melarang Burqa Kembali Hangat di Belanda

Usulan Melarang Burqa Kembali Hangat di Belanda

Beda Ideologi, Hamas Enggan Bantu Iran Bila Diserang Israel

Beda Ideologi, Hamas Enggan Bantu Iran Bila Diserang Israel

Ratusan Ribu Rumah Di Mesir Terancam Dibongkar Karena Tidak Punya Izin

Ratusan Ribu Rumah Di Mesir Terancam Dibongkar Karena Tidak Punya Izin

Tahun 2018 Jumlah Korban Kecelakaan Pesawat Melonjak

Tahun 2018 Jumlah Korban Kecelakaan Pesawat Melonjak

Migran Ilegal Vietnam Masuk Inggris Menumpang Mobil Sport Baru Maserati

Migran Ilegal Vietnam Masuk Inggris Menumpang Mobil Sport Baru Maserati

Baca Juga

Berita Lainnya