Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Hotel Halal Pertama Thailand Dapat Sambutan Luar Biasa

Al Meroz Hotel, hotel halal pertama di Thailand
Bagikan:

Hidayatullah.com—Jika Indonesia masih bingung mencari format wisata halal, di Thailand justru sudah menjadi perhatian.

Al Meroz Hotel, adalah merupakan hotel bintang empat halal pertama di Thailand, yang semakin menambah pesatnya peningkatan jumlah wisatawan Islam ke negara itu.

Direktur dan Manajer Al Meroz,  Sanya Saengboon mengatakan hotel dengan 242 kamar itu kini sudah mendapatkan sertifikasi dari otoritas dari Timur Tengah dan Thailand, bahkan mendapat sambutan yang luar biasa.

“Hotel kami sekarang sudah terpenuhi 94 persen. Ini sudah terlalu tinggi dan saya tidak tahu apa yang harus dilakukan lagi (terhadap sambutan yang tidak pernah terjadi),” katanya kepada Kantor Bernama dalam wawancara baru-baru ini.

Baca: Filipina Perkenalkan Program Pariwisata Halal

Untuk mengatasi permintaan yang luar biasa itu, hotel  yang memiliki arsitektur seperti masjid lengkap dengan menara, sudah mulai berencana untuk menambah 150 kamar lagi.

Rencana ekspansi dilakukan sebulan setelah hotel  yang terletak di pinggiran Kota Bangkok, Ramkhamhaeng, resmi diluncurkan pada Februari tahun ini, setelah menjalani operasi percobaan lebih setahun.

Hotel tersebut akan menambah satu lagi bangunan tambahan pada akhir tahun, menjadikan jumlah keseluruhan kamar kepada hampir 500, setiap satu dilengkapi dengan sajadah, Al-Quran dan arah kiblat.

Baca:  Pelajar Muslim Cari Paket Wisata Halal

Ia juga memiliki surau, fasilitas wudhu, tiga restoran, aula, gym dan kolam renang, dengan waktu yang memisahkan pria dan wanita.

Menurut Sanya, yang beragama Islam, meskipun hotel itu halal sepenuhnya, Al Meroz menerima tamu non Muslim,  yang menunjukkan bahwa orang bukan Islam juga bisa menginap di hotel berstatus halal ini.

Baca: Minim Dukungan Pemerintah, Belgia dan Jepang Siap Rebut Pasar Pariwisata Halal

“Sejak dibuka, kami telah menerima banyak pelanggan dari Malaysia, Indonesia, Brunei, China, serta negara-negara di Timur Tengah, Eropa dan Amerika,” katanya.

Selain itu, hotel ini juga memenuhi kebutuhan wisatawan Islam lokal terutama dari bagian selatan negara ini dan masyarakat yang tinggal di Ramkhamhaeng, antara pemukiman orang Islam pertama dan terbesar di Bangkok.

Sanya mengatakan Dewan Pariwisata Thailand melihat peluang dalam pasar
pariwisata halal dan memulai usaha terpadu untuk menarik wisatawan Islam dari seluruh dunia ke negara di Asia Tenggara itu.

“Ada 1,6 miliar umat Islam di dunia dan ini merupakan kesempatan yang besar untuk negara,” katanya, sambil menambahkan bahwa upaya untuk menarik wisatawan Islam sudah memberi manfaat kepada Thailand, sebuah negara dengan mayoritas penduduk beragama Buddha.

Baca: Gubernur NTB Harapkan Kota Jakarta dan Bandung Buka Wisata Halal

Thailand sudah menyaksikan lonjakan wisatawan dan pengunjung Islam sejak beberapa tahun terakhir.

Dia mengatakan inisiatif ini melampaui peluang pariwisata mengingat rantai halal meliputi industri-industri lain yang Thailand dapat memanfaatkannya.

Mengingat bagaimana tercetusnya ide untuk membangun hotel halal pertama Thailand itu, Sanya mengatakan ia adalah inspirasi Rausak Mulsap, CEO dari hotel itu saat melihat peluang luas dalam industri halal.

Didorong oleh impian memiliki hotel halal di Thailand, Rausak memulai konstruksi Al Meroz Hotel tiga tahun lalu dengan investasi sebesar lebih satu miliar baht (S $ 40 juta).*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

WAMY dan Muslim Aid Tandatangani Kerjasama

WAMY dan Muslim Aid Tandatangani Kerjasama

Turki Berjanji Mengungkap Kematian Pendiri White Helmets

Turki Berjanji Mengungkap Kematian Pendiri White Helmets

Istri Mantan Bos Interpol Dapat Suaka Prancis, Beijing Geram

Istri Mantan Bos Interpol Dapat Suaka Prancis, Beijing Geram

Jenderal AS Menyalahkan Rusia atas Ketegangan AS-Turki

Jenderal AS Menyalahkan Rusia atas Ketegangan AS-Turki

ISIS Eksekusi 27  Milisi Syiah dari Hashd al-Shaabi

ISIS Eksekusi 27 Milisi Syiah dari Hashd al-Shaabi

Baca Juga

Berita Lainnya