Aksi Ibu-Ibu India Memberantas Peredaran Miras

Kelompok wanita ini melempar kotak berisi arak ke jalan raya sebelum membakarnya, menyebabkan pemiliknya menyelamatkan diri

Aksi Ibu-Ibu India Memberantas Peredaran Miras
Video: HT
Emak-emak dari Desa Gamri, Subdivisi Gohana, Distik Sonepat, negara bagian Haryana menyerbut tokok miras dan menghancurkan barang haram itu

Terkait

Hidayatullah.com–Kaum ibu di sebuah desa di India berang ketika kaum pria mereka sering pulang dalam keadaan mabuk dan menghabiskan uang hanya untuk membeli arak.

Akhirnya, mereka beramai-ramai mendatangi dan mengamuk di kedai penjual minuman keras  itu dan mengusir pemilik kedai agar meninggalkan kampung mereka.

Kelompok emak-emak ini melempar kotak berisi arak ke jalan raya sebelum membakarnya, menyebabkan pemiliknya segera menutup toko untuk menyelamatkan diri.

Tak hanya menyerang tokoh Miras saja, para wanita dari Desa Gamri, Subdivisi Gohana, Distik Sonepat, negara bagian Haryana, sekitar 69 kilometer dari New Delhi ini turut menyerang beberapa pria mabuk yang mencoba mencuri botol berisi minuman keras yang dibuang ke jalan raya untuk dibakar, demikian laporan Hindustan Times, Ahad (26/03/2017).

Baca:  Pengadilan India Larang Minuman Beralkohol Dijual Dekat Jalan Raya

Mereka menuduh penjual Miras itu telah melanggar perjanjian, dimana semua toko di desa bersangkutan terlibat memasok minuman keras ilegal untuk meningkatkan penjualannya.

Dua wanita ini mengejar pria pemabok yang berusaha menyembunyikan miras [HT]

“Jumlah minuman keras yang mereka jual di desa kami meningkat,” ujar Savitri Devi.

“Setiap toko di desa ini menjual Miras. Kaum pria di keluarga kami yang menjual hasil pertanian lebih suka membeli minuman keras.

Baca:  Wanita Bersenjata, Pemburu Para Pemerkosa dan Penjahat Desa

Habis sudah susu, gandum atau makanan lain dijual begitu kami keluar dari rumah karena digunakan untuk membeli Miras. Uang sekolah anak atau pembeli obat-obatan ikut lenyap.”

Seorang wanita turut mengeluh dimana gadis di desa itu sering diganggu dan dianiaya pria mabuk.

Kelompok wanita itu memblokir jalan di desa bersangkutan selama beberapa jam sebelum ditenangkan seorang pemimpin setempat, Ram Chander Jangra, yang kebetulan melalui area tersebut serta menjanjikan membawa hal itu ke pihak berwajib.*

Rep: Panji Islam

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !