Turki Beri Paspor 500 Pengungsi Palestina

Sekitar 250 ribu pengungsi Palestina terpaksa meninggalkan kamp pengungsian di Suriah karena perang yang terjadi di negara tersebut

Turki Beri Paspor 500 Pengungsi Palestina
AFP
Pengungsi Suriah memasuki wilayah Turki, dekat perbatasan Turki di Akcakale di Provinsi Sanliurfa 14 Juni 2015

Terkait

Hidayatullah.com–Menindaklanjuti kerja sama dalam Konferensi Warga Palestina di Turki, Kedutaan Besar Palestina di Turki menunaikan janji untuk memberikan paspor pada sekitar 500 pengungsi Palestina yang datang dari Suriah ke Turki pada semester pertama bulan Maret 2017 dan membebaskan mereka dari biaya keuangan yang dibutuhkan.

Ketua Konferensi Warga Palestina di Turki, Mohammed Msheinesh, mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan salah satu hasil dari konferensi yang diselenggarakan di Istanbul pada 4 September 2016 terkait kerja sama dengan pejabat Palestina dan institusi-institusi sipil di Turki, khususnya Kedubes Palestina.

Msheinesh berterima kasih kepada Duta Besar Palestina di Turki Fayed Mustafa atas usahanya yang gigih, serta itikad baiknya dalam melayani para pengungsi Palestina di Turki. Msheinesh menyatakan apresiasinya atas upaya-upaya yang dilakukan oleh Kedubes Palestina dan Konsulat terkait paspor tersebut, serta berjanji kepada para pengungsi Palestina di Turki akan terus bekerja demi meringankan penderitaan mereka.

Baca: Presiden Turki Tawarkan Kewarganegaraan Pengungsi Suriah

Ratusan paspor Palestina gratis diberikan kepada para pengungsi Palestina yang datang dari Suriah setelah diselenggarakannya Konferensi Warga Palestina di Turki pada 2016.

Berbagai upaya masih terus dilakukan untuk membebaskan seluruh pengungsi Palestina dari biaya yang diperlukan untuk memperoleh paspor Palestina, sebagaimana dikutip Sahabat Al-Aqsha.

Diperkirakan ada sekitar 250 ribu pengungsi Palestina terpaksa meninggalkan kamp pengungsian mereka di Suriah karena perang yang terjadi di negara tersebut. Sebelum konflik, sekitar 600 ribu pengungsi Palestina tinggal di Suriah.

Para pengungsi Palestina asal Suriah –khususnya di Kilis, Rihaniyya, Urfa, Amber Mrash, Nezb, Mersin, dan Antioch—mengalami kesulitan hidup.

Tahun 2014 Pemerintah Turki melalui Duta Besar Palestina untuk Turki, Nabil Maroof pernah menyetujui izin tinggal untuk warga Palestina yang melarikan diri dari Suriah.

Baca:  45 Pengungsi Suriah Tenggelam di Pantai Yunani

Tahun 2016, sejumlah pengungsi Palestina yang terisolasi di perbatasan Turki – Suriah meminta presiden Turki Recep Tayeb Erdogan memberikan izin masuk ke Turki karena mereka berada di tempat berbahaya dan terisolasi. Sementara  situasi hidup amat dan anak-anak mereka membutuhkan pendidikan, pengobatan dan perawatan.

Salah satu kesuliatan yang dihadapi mereka  adalah masalah undang-undang yang tak membolehkan warga Palestina masuk ke Turki kecuali dengan visa. Padahal, kebanyakan mereka masuk ke Turki dengan cara melarikan diri.

Warga Palestina dari Suriah ini sempat mendapatkan kartu khusus  kelemek yang dikeluarkan oleh dinas keamanan, namu belakangan banyaknya teror bom prosedur izin tinggal menjadi makin ketat.

Sebagian warga Palestina dari Suriah ini ada yang berimigrasi ke Eropa dengan menumpang perahu dengan menembus Yunani, namun resikonya ada yang tewas tenggelam.*/MR Utama

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !