Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Uni Eropa Beri Sanksi Perwira Militer Suriah terkait Penggunaan Senjata Kimia

Reuters
Korban kekejaman tentara Bashar al Assad di Ghouta tahun 2013
Bagikan:

Hidayatullah.com–Uni Eropa (UE) memblacklist empat perwira militer Suriah yang terlibat dalam penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil.

Keputusan tersebut menambah jumlah individu warga Suriah yang dikenai larangan perjalanan atau pembekuan aset karena terlibat dalam penindasan warga sipil sejak perang sipil meletus tahun 2011 menjadi 239 orang menurut pernyataan Uni Eropa.

“UE menambahkan empat orang tersebut atas keterlibatan mereka dalam penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil, sesuai dengan kebijakan UE untuk melawan proliferasi dan penggunaan senjata kimia”.

Baca: Ternyata Jerman pernah Jual Bahan Senjata Kimia ke Suriah

Sebanyak 67 entitas lainnya juga terdampak pembekuan aset, sementara UE juga menjatuhkan beberapa sanksi lainnya terhadap Suriah secara keseluruhan, termasuk embargo senjata dan minyak serta pembatasan investasi dan pembekuan aset bank sentral Suriah.

Baca: Adik Bashar, Maher al Assad, Terlibat Serangan Kimia di Suriah

Sanksi-sanksi tersebut terakhir diperpanjang pada Mei tahun lalu hingga Juni tahun ini.

“UE masih berkomitmen untuk menemukan solusi politik abadi bagi konflik di Suriah berdasarkan kerangka yang sudah disepakati PBB,” katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Uni Eropa juga membekukan aset 67 entitas dan beberapa tindakan-tindakan lain terhadap Suriah, termasuk pembatasan senjata api, pembekuan aset larangan investasi serta Bank Sentral Suriah.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Rusia Akan Lakukan Vaksinasi Massal Covid-19 secara Gratis

Rusia Akan Lakukan Vaksinasi Massal Covid-19 secara Gratis

Uni Eropa akan Sediakan Hotspot WiFi di Ribuan Tempat

Uni Eropa akan Sediakan Hotspot WiFi di Ribuan Tempat

10 Orang tewas dalam Serangan Militer dan BGP di Rathedaung Myanmar

10 Orang tewas dalam Serangan Militer dan BGP di Rathedaung Myanmar

‘Aku Akan Menjadi Pejuang Iraq dan Membunuh Orang AS’

‘Aku Akan Menjadi Pejuang Iraq dan Membunuh Orang AS’

Prancis Menolak Meminta Maaf telah Menjajah Aljazair

Prancis Menolak Meminta Maaf telah Menjajah Aljazair

Baca Juga

Berita Lainnya