Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Enggan Gunakan Kerudung, Calon Presiden Prancis Batal Bertemu Mufti Libanon

Reuters
Marine Le Pen pernah menyatakan niatnya jika dipilih jadi Presiden Prancis, semua masjid akan ditutup
Bagikan:

Hidayatullah.com–Calon presiden sayap kanan Prancis, Marine Le Pen membatalkan pertemuannya dengan Mufti Libanon setelah diminta untuk menggunakan kerudung.

Marine dijadwalkan bertemu dengan Mufti Besar Sunni, Syeikh Abdul Latif Derian hari Selasa, namun memutuskan untuk membatalkannya setelah menolak mengenakan kerudung.

“Kamu bisa sampai salam hormat saya kepada mufti besar, tetapi saya tidak akan menutup kepala saya,” katanya.

Le Pen mengatakan bahwa pada masa lalu ia sudah pernah bertemu dengan mufti agung Al-Azhar di Mesir, salah seorang ulama Sunni terkenal di dunia, tanpa mengenakan kerudung.

Baca: Majelis Rendah Prancis Akhirnya Loloskan Larang Cadar

Setelah ia diberitahu bahwa kebiasaan hal itu sangat berbeda di Lebanon, Le Pen kemudian berjalan menuju mobilnya dan meninggalkan tempat itu.

Sementara itu, juru bicara mufti, Khaldoun Awas kepada wartawan, mengaku terkejut dengan pembatalan Marine itu, karena dia telah diberitahu sebelum pertemuan diadakan untuk memakai jilbab.

“Saya secara pribadi mengucapkan salam di pintu masuk Edict House dan ingin menyerahkan syal putih yang berada di tangan saya kepadanya, namun dia menolak.

Baca: Cadar Dilarang, Telanjang Dibolehkan

“Saya meminta dia untuk memakai jilbab itu, dia menolak dan mengatakan bahwa dia tidak akan memakainya, sebelum meninggalkan tempat itu tanpa bertemu dengan mufti. Edict House kesal dengan sikapnya yang tidak profesional dalam pertemuan begitu, “kata Khaldoun dikutip Sputnik.

Dikenal negara penganut sekularisme, undang-undang Prancis melarang pemakaian jilbab dan simbol-simbol agama lain di sekolah. Marine mengusulkan undang-undang 2004 itu di perluas.

Marine pernah menyatakan niatnya jika dipilih sebagai Presiden Prancis, semua masjid dan tempat pembelajaran Islam akan ditutup.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ahmadiyah Belanda Akui Muhammad bukan Nabi Terakhir

Ahmadiyah Belanda Akui Muhammad bukan Nabi Terakhir

Universitas Oxford Butuh Ribuan Orang Untuk Uji Coba Klinis Tahap II Vaksin Coronavirus

Universitas Oxford Butuh Ribuan Orang Untuk Uji Coba Klinis Tahap II Vaksin Coronavirus

Vatikan Bahas Eksodus Kristen dari Timur Tengah

Vatikan Bahas Eksodus Kristen dari Timur Tengah

Warga New York Turun ke Jalan Memprotes Kebrutalan Rasialis Polisi Amerika

Warga New York Turun ke Jalan Memprotes Kebrutalan Rasialis Polisi Amerika

Mesir Ubah Hukuman Pendukung Ikhwanul Muslimin

Mesir Ubah Hukuman Pendukung Ikhwanul Muslimin

Baca Juga

Berita Lainnya