Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Dua Anggota Parlemen Turki Ricuh Soal RUU Reformasi Konstitusi

Bagikan:

Hidayatullah.com–Setidaknya dua anggota parlemen wanita Turki terluka setelah kericuhan pecah antara pendukung dan pengkritik RUU Reformasi Konstitusi yang digagas Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Mereka yang terluka adalah anggota Partai Demokratik Rakyat, partai oposisi yang pro-Kurdi (HDP) dan seorang lagi dari partai pemerintah, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP).

Gambar menunjukkan kedua wanita itu diusung keluar dari parlemen yang membahas presentasi kedua RUU kontroversial itu.

Perkelahian terjadi setelah seorang anggota bebas, Aylin Nazliaka memborgol dirinya pada mikrofon di atas panggung selama lebih satu jam untuk memprotes RUU tersebut.

Usulan Konstitusi Baru Turki Hilangkan Jabatan Perdana Menteri

Anggota AKP mencoba memaksa dia turun tetapi anggota oposisi mempertahankannya, menyebabkan terjadi ‘duel’ dan saling menendang.

Seorang anggota oposisi yang menggunakan kaki dan tangan palsu terjatuh sebelum dibantu temannya.

Sebagaimana diketahui, Komisi Konstitusi Parlemen Turki meloloskan rancangan undang-undang (RUU) untuk mengamandemen konstitusi, termasuk beralih ke sistem pemerintahan presidensial.

RUU itu diajukan oleh 316 anggota parlemen Partai Keadilan dan Partai Pembangunan (AKP) dan melewati komite parlemen tahun lalu.

RUU itu memberikan kekuasaan eksekutif kepada presiden dan wakil presiden serta menghapuskan jabatan perdana menteri. Hal ini juga meningkatkan jumlah anggota parlemen dari 550 menjadi 600 serta menurunkan usia pencalonan parlemen dari semula 25 tahun menjadi 18 tahun.

Perdebatan itu sendiri diperkirakan akan berlangsung hingga 24 Januari mendatang. Pihak oposisi menuduh legislasi itu akan menghasilkan pemerintahan yang otoriter.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Rugi Besar, BlackBerry PHK Ribuan Karyawan Lagi

Rugi Besar, BlackBerry PHK Ribuan Karyawan Lagi

Menlu Turki: Al Azhar Dihormati Semua Pihak Turki

Menlu Turki: Al Azhar Dihormati Semua Pihak Turki

Mursy Minta Kasus Eltahawy Dipantau

Mursy Minta Kasus Eltahawy Dipantau

mbz turki

Kunjungi Ankara Setelah 20 tahun, MBZ Berupaya Tingkatkan Hubungan dengan Turki

Paus: Pendeta Katolik Boleh Mengampuni Wanita Pelaku Aborsi

Paus: Pendeta Katolik Boleh Mengampuni Wanita Pelaku Aborsi

Baca Juga

Berita Lainnya