Dituduh Pakai Uang Dinas untuk Beli Apartemen Mewah Menkes Australia Mundur

Perdana Menteri Turnbull mendapatkan tekanan publik terkait skandal lain serupa yang dilakukan oleh sejumlah pejabat Australia lainnya.

Dituduh Pakai Uang Dinas untuk Beli Apartemen Mewah Menkes Australia Mundur
Sussan Ley mengundurkan diri sebagai menteri kesehatan Australia.

Terkait

Hidayatullah.com—Menteri Kesehatan Australia Sussan Ley mengundurkan diri dari jabatannya, meskipun bersikukuh membantah tuduhan dirinya membeli sebuah apartemen mewah dengan menyalahgunakan dana perjalanan resmi. Perdana Menteri Malcolm Turnbull mengatakan akan mendirikan sebuah badan khusus mengawasi pengeluaran para menteri.

Hari Jumat (13/1/2017), PM Turnbull berjanji kabinetnya yang diliputi skandal akan lebih berhati-hati dengan “uang lainnya milik rakyat” setelah muncul kemarahan publik terkait penyalangunaan dana perjalanan dinas.

Ley, yang juga menjabat menteri perawatan manula dan olah raga, mengundurkan diri dari kabinet Turnbull hari Jumat ini, setelah setuju melengserkan diri sambil menunggu penyelidikan kasusnya awal pekan ini. Namun, Ley juga mengatakan bahwa meskipun dia menerima kekecewaan publik terhadap perilakunya, dia bersikukuh dirinya sudah mematuhi peraturan yang ada, tidak hanya berkaitan dengan hak-haknya (sebagai menteri) tetapi terutama kode etik kementerian, lapor Deutsche Welle.

Bulan Mei 2015, wanita itu membeli sebuah apartemen seharga 795.000 dolar Australia dalam sebuah lelang di daerah Gold Coast, negara bagian Queensland, di timur Australia, saat melakukan kunjungan dinas.

Pengunduran dirinya tersebut digambarkan Turnbull sebagai “demi kebaikan pemerintahan.”

Ley setuju untuk mengembalikan sebagian dari biaya perjalanannya dan bersikukuh mengatakan bahwa pembelian apartemen tersebut “tidak direncanakan atau diduga” saat dirinya melakukan perjalanan dinas ke daerah itu.

Turnbull, yang mendapatkan tekanan publik terkait skandal lain serupa yang dilakukan oleh sejumlah pejabat lain, mengatakan akan mendirikan sebuah lembaga khusus –meniru parlemen Inggris– guna mengawasi pengeluaran dinas para pejabat pemerintah.

Sebelum kasus Ley, lembaga penyiaran publik Australia ABC melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Julie Bishop mengklaim pengeluaran A$11.000 untuk menghadiri lima pertandingan polo dan sebuah pertandingan rugby dengan alasan “keperluan dinas kementarian.”

Hal serupa dilakukan Menteri Perdagangan Steven Ciobo dan Menteri Keuangan Mathias Cormann yang menghadiri pertandingan sepakbola Australia.

Tahun lalu, seorang menteri regional di negara bagian Victoria, selatan Australia, meminta maaf karena menggunakan sopir yang digaji rakyat dengan uang pajak untuk mengangkut anjing-anjing peliharaannya ke rumah peristirahatannya di daerah pedesaan.

Agustus 2015, juru bicara (ketua) DPR Australia Bronwym Bishop mengundurkan diri setelah terungkap bahwa politisi wanita itu menghabiskan A$2.500 uang rakyat untuk menyewa helikopter yang mengantarkannya pergi-pulang ke sebuah acara penggalangan dana partai. Padahal, perjalanan sejauh 80 kilometer itu bisa ditempuh dengan menggunakan mobil hanya sekitar 1 jam sekali jalan.

Penny Wong, yang menjabat ketua Partai Buruh sementara pemimpinnya Bill Shorten masih menikmati liburan, mengatakan pada prinsipnya partainya mendukung rencana Turnbull tersebut.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !