Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Presiden Turki Tawarkan Kewarganegaraan Pengungsi Suriah

Presiden Erdogan menyalami seorang anak pengungsi Suriah di Kilis, Turki
Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menawarkan kewarganegaraan negara kepada sebagian pengungsi Suriah dan Iraq yang melewati proses penyaringan, demikian dikutip Aljazeera.

Erdogan dalam pidatonya pada Jumat mengatakan, pemeriksaan keamanan akan dilakukan untuk menentukan kelayakan jutaan pengungsi Suriah dan Iraq mendapat kewarganegaraan di Turki.

“Kementerian Dalam Negeri kami bertanggung jawab dalam proses itu, dan di bawah pekerjaan tersebut, sebagian dari mereka akan diberikan kewarganegaraan Turki setelah semua pemeriksaan yang diperlukan dilaksanakan.

Arab Saudi Gelontorkan 75 Juta USD untuk Bantu Pengungsi Suriah

“Ada di antara mereka (pengungsi) yang berkualitas tinggi, ada insinyur, pengacara dan dokter. Jadi, kita manfaat kemampuan mereka .. dari membiarkan mereka bekerja secara ilegal di sana sini, baik diberi kesempatan untuk bekerja sebagai rakyat di negara ini, “katanya.

Erdogan mengatakan, Kementerian Dalam Negeri siap melaksanakan hal itu, namun ia harus merinci detil pelaksanaannya terutama jumlah kerakyatan yang ditawarkan.

Turki Bangun 10 ‘Sekolah’ untuk Pengungsi Suriah

Menurut statistik pemerintah Turki, negara itu menjadi pusat kepada lebih tiga juta rakyat Suriah dan Iraq yang melarikan diri kekejaman pemerintah mereka dibawah Rezim Bashar al Asaad.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

“Perang Budaya” Kristen AS Bangun Salib Raksasa

“Perang Budaya” Kristen AS Bangun Salib Raksasa

Mesir Revisi Kontrak Gas, Zionis Terpukul

Mesir Revisi Kontrak Gas, Zionis Terpukul

Survei: Lebih dari 50% Orang di Inggris Mengaku Tidak Beragama

Survei: Lebih dari 50% Orang di Inggris Mengaku Tidak Beragama

Korupsi $17,6 Juta Husni Mubarak Dihukum Penjara 3 Tahun

Korupsi $17,6 Juta Husni Mubarak Dihukum Penjara 3 Tahun

Pesan Ramadan Dari Bush

Pesan Ramadan Dari Bush

Baca Juga

Berita Lainnya