Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Gambar Satelit Jelaskan Lebih 400 Bangunan di Tiga Desa Etnis Rohingya Dibakar

Deutsche Welle
Rumah warga Muslim Rohingya yang dibakar.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ratusan bangunan di daerah perkampungan etnis Muslim Rohingya di barat Myanmar dibakar, demikian menurut citra satelit terbaru yang dirilis hari ini ketika pertempuran baru meletus di wilayah bergolak itu.

Rakhine yang menjadi daerah pemukiman minoritas Islam Rohingya dan berbatasan Bangladesh, dikepung tentara Myanmar sejak serangan bulan lalu di daerah perbatasan yang menyebabkan sembilan anggota polisi tewas.

Gambar satelit yang disiarkan oleh Organisasi Pemantau Hak Asasi Manusia, Human Rights Watch (HRW) menunjukkan gambar yang dianggap kelompok itu sebagai bukti serangan kebakaran besar-besaran terhadap desa Rohingya.

Analisis yang dibuat kelompok itu menunjukkan lebih 400 bangunan dibakar di tiga desa Rohingya yang menjadi lokasi pertempuran dengan militer Myanmar.

Jelas kelompok tersebut, gambar terbaru yang direkam pada 10 November lalu itu menunjukkan api dan sisa kebakaran yang sebagian besar dilakukan secara sengaja.

citra-satelit-dan-kebakaran

citra satelite merekam titik-titik kebakaran (berwarna merah dan kuning) (foto: HRW)

Brad Adams, Direktur Wilayah HRW Asia,  mengatakan, gambar baru memperlihatkan kehancuran besar-besaran yang lebih parah dari apa yang diharapkan kelompok tersebut.

“Pemerintah Myanmar harus segera membentuk investigasi dengan dukungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai langkah pertama ke arah memastikan keadilan dan keamanan kepada korban,” katanya dalam satu pernyataan dikutip AFP Senin (14/11/2016) .

Militer Myanmar Lakukan Pemerkosaan terhadap Wanita Rohingya

Dilaporkan sebanyak delapan orang tewas dalam pertempuran antara tentara Myanmar dengan etnis Muslim Rohingya yang diduga dicurigai sebagai militan di utara Rakhine, lapor media.

Pertempuran tersebut dilaporkan terjadi semalam di daerah perkampungan di utara Rakhine, menyebabkan seorang pejabat dan seorang tentara juga tewas.

Enam mayat penyerang ditemukan setelah pertempuran berakhir dan pemerintah mengkonfirmasi telah menahan 36 orang yang diduga terlibat dalam serangan tersebut.

Menurut laporan koran Global New Light of Myanmar pertempuran dimulai ketika sekitar 60 penyerang bersenjatakan senapan, pisau dan tombak dikatakan disergap tentara pemerintah pada awal pagi semalam.

24 Etnis Muslim Rohingya Tewas dalam Operasi Gabungan di Myanmar

Krisis terbaru dan laporan pelanggaran hak yang dilakukan ke atas penduk Rohingya, menambah tekanan internasional terhadap pemerintah Myanmar dan membangkitkan pertanyaan tentang kemampuannya mengontrol militer.

Pihak berwenang juga dilaporkan membatasi akses ke lokasi-lokasi kejadian sehingga menyulitkan media untuk mengkonfirmasi laporan pemerintah atau tuduhan salah tentang laku militer.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

“Konser Cello” Warnai Pameran Buku di Jeddah

“Konser Cello” Warnai Pameran Buku di Jeddah

Ancam Obama via Twitter, Remaja Maroko Dibui

Ancam Obama via Twitter, Remaja Maroko Dibui

Bendera Turki Berkibar di Qatar Sambut Kemenangan Erdogan

Bendera Turki Berkibar di Qatar Sambut Kemenangan Erdogan

Setelah Rayakan Ultah, Penyanyi Lebanon Umumkan Konser di Riyadh

Setelah Rayakan Ultah, Penyanyi Lebanon Umumkan Konser di Riyadh

“Yesus Berjalan di Atas Air” yang Bermasalah di Cape Town

“Yesus Berjalan di Atas Air” yang Bermasalah di Cape Town

Baca Juga

Berita Lainnya