Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Setahun, 10 Ribu Warga Australia Alami Cidera Serius Akibat Alkohol

ABC
Pamabuk yang ditangkap polisi Australia [ilustrasi]
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sedikitnya 200 warga Australia harus dirawat di rumahsakit setiap minggu sebagai akibat serangan yang terkait dengan alkohol. Selain itu, dalam setahun lebih dari 10 ribu orang usia di atas 15 tahun mengalami cedera serius gara-gara alkohol.

Data ini terungkap dalam studi yang dilakukan National Drug Research Institute (NDRI). Peneliti NDRI Professor Tanya Chikritzhs mengatakan, jumlah ini terlalu tinggi.

“Setiap tahunnya jumlah warga yang harus dirawat di RS sangat besar. Jadi ini adalah kasus serius untuk serangan terkait alkohol,” ucap Prof. Chikritzhs dikutip laman australiaplus.com, Jumat (28/102016).

Data statistik terakhir untuk tahun 2012-2013 menunjukkan jumlah serangan serius terkait alkohol di Queensland, Australia Barat, Australia Selatan dan the Northern Territory semuanya berada di atas rata-rata nasional.

Namun, jumlah tersebut cenderungan menurun sejak tahun 2008.

Prof Chikritzhs mengatakan penurunan terjadi bersamaan dengan kondisi perekonomian yang kurang baik.

“Masuk akal jika kita pertimbangkan berapa banyak minuman dikonsumsi terkait erat dengan pendapatan mereka,” katanya.

“Jika konsumsinya menurun, maka akibat kekerasannya juga akan menurun. Dan sebenarya kita lihat bukti terpisah bahwa konsumsi secara nasional juga menurun,” jelas Prof. Chikritzhs.

Di Australia Barat

Dia menjelaskan kondisi di Australia Barat tidak sejalan dengan tren nasional, dengan jumlah konsumsi alkohol perkapita yang lebih tinggi sejak 2008.

“Saya kira hal itu banyak terkait dengan kondisi ekonomi yang baik hingga beberapa tahun lalu ketika industri pertambangan mulai menurun. Saya kira hal itu akan berlanjut dan tentunya kita akan lihat penurunan konsumsi (alkohol) di Australia Barat,” ujarnya.

“Queensland mungkin memiliki situasi serupa dengan banyaknya kegiatan penambangan, banyaknya persoalan. Populasinya lebih rentan dibandingkan dengan New South Wales dan Victoria,” kata Prof. Chikritzhs.

Jumlah serangan serius yang dilakukan kelompok pria lebih tinggi dibandingkan wanita di setiap wilayah hukum kecuali di Northern Territory (NT) . Jumlahnya mencapai 71 persen serangan yang berakibat harus dirawat di RS.

Sedangkan jumlah serangan terkait alkohol yang dilakukan wanita di NT lebih tinggi dibandingkan kelompok pria sejak 2004-2005.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ke Roma, Din Diterima Wakil Paus

Ke Roma, Din Diterima Wakil Paus

FBI Selidiki Kemungkinan Teror ISIS di Amerika

FBI Selidiki Kemungkinan Teror ISIS di Amerika

Parlemen Inggris Larang Beli Senjata ke Israel

Parlemen Inggris Larang Beli Senjata ke Israel

Perancis Coba Atasi Krisis Politik Libanon

Perancis Coba Atasi Krisis Politik Libanon

Delegasi OKI Kunjungi China Soal Uighur

Delegasi OKI Kunjungi China Soal Uighur

Baca Juga

Berita Lainnya