14 Pasangan Poligami Nikah Bareng Curi Perhatian Publik

Istri pertama (Siti Zinniriah) yang meminangkan Nurul Hana menjadi madunya dan dia sendiri menyarungkan cincin pertunangan kami yaitu sebulan sebelum menikah

14 Pasangan Poligami Nikah Bareng Curi Perhatian Publik
NSTP/ABDULLAH YUSOF
Mohd Reza Mahar (31) diapit istri dan madunya

Terkait

Hidayatullah.com–Sebanyak 14 pasang pengantin poligami yang dirayakan dalam satu majlis anjuran Global Ikhwan Holdings Sendirian Berhad (GISB) hari Sabtu mencuri perhatian para tamu.

Yang leih menarik, istri pertama turut hadir dengan memakai busana pengantin duduk bersama madunya bertepatan perayaan ulang tahun ke-16 Pusat Bisnis Ikhwan Kota Country Homes, Malaysia.

Kebanyakan pengantin pria berpoligami berusia antara 20-an sampai 30-an, begitu juga dengan isteri mereka.

Dr. Gina Puspita : Anak Saya Senang Punya Banyak ibu

Anggota Dewan perusahaan Global Ikhwan Mohd Reza Mahar (31), mengatakan, ia menikahi istri keduanya Nurul Hana Burhanudin (23), pada 21 Juni lalu dengan restu istri pertamanya Siti Zinniriah Omar (27), yang dinikahinya 10 tahun lalu.

“Istri pertama (Siti Zinniriah) yang meminangkan Nurul Hana menjadi madunya dan dia sendiri menyarungkan cincin pertunangan kami yaitu sebulan sebelum menikah.

“Istri pertama dan kedua saling mengenali sebagai teman biasa dan mereka menjadi akrab ketika dalam periode kami (saya dan Nurul Hana) bertunangan,” katanya kepada laman Harian Metro Malaysia,¬† Ahad¬† (30/10/2016).

Katanya, dia bersama kedua istrinya tinggal di bawah satu atap termasuk empat anak berusia antara tiga bulan sampai tujuh tahun, hasil pernikahan pertamanya.

“Kami tidak memiliki masalah tinggal serumah dan sebaliknya dapat menikmati lebih banyak kemanisan berpoligami.

“Bercintalah karena Allah, insya-Allah rumah tangga yang dibangun aman dan bahagia,” katanya.

Melihat Rencana Santunan Poligami di Kelantan

Sementara itu, Siti Zinniriah mengatakan, dibesarkan dalam lingkungan keluarga berpoligami yaitu ayahnya yang menikah dua membuat dirinya selalu siap berbagi suami.

“Hubungan saya dengan madu sangat akrab. Dia (madu) panggil saya kakak dan saya memanggil madu, adik.

“Anak saya dengan dengan istri pertama dan mereka memanggil Nurul Hana, bunda,” katanya.

Sementara itu, koordinator program Mohd Kamil Abdullah mengatakan, program ini paling unik karena merayakan 14 pasangan pengantin poligami dibandingkan 50 pasangan pengantin dirai pada Mei lalu.

“Kami menyoroti hal ini (pengantin poligami) karena mendorong masyarakat menjalani kehidupan dengan lebih berkasih sayang melalui kemitraan suami,” katanya.*

Rep: Ahmad

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !