Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ulama Hadits Syeikh Syu’aib al Arnaut Meninggal Dunia

Syeikh Syu’aib Arnuth adalah ulama hadits yang dikenal pada zaman ini
Bagikan:

Hidayatullah.com—Innalillahi Wa Innailaihi Rajiiun.  Umat Islam kembali kehilangan ahli hadits yang terkenal dengan kesungguhan dan dedikasinya. Syeikh al-Muhaddits al-Muhaqqiq Syu’aib al-Arna’ūt (1928-2016) telah meninggal dunia hari Kamis (27/10/2016).

“Semoga Allah merahmati saudara kami, Al-Allamah Al-Muhaqqiq Syu’aib Al-Arna’uth. Seorang alim dalam bidang ilmu hadits. Pelayan Sunnah Nabi yang suci. Allah ampuni dosanya, dan terimalah dia diantara orang-orang shaleh, dan tempatkan lah ia di Surga illiyyin,” demikian pernyataan Ketua Persatuan Ulama Dunia, Syeikh Dr Yusuf al Qardhawi dalam akun twitternya @@alqaradawi يوسف القرضاوي

Beberapa kabar di jejaring sosial, jenazah akan dishalatkan usai shalat Jumat (28/10/2016) di Wilayah Asy-Syumaysani, Amman, Jordania.

Syeikh Syu’aib Arnuth adalah ulama hadits yang dikenal pada zaman ini, beliau memiliki tahqiq yang bagus terhadap beberapa kitab yang penting.

Syeikh Syu’aib bin Muharram bin Ali al-Arnaut  lahir di Albania 1928 dan berhijrah bersama keluarga ke Suriah pada tahun 1926 karena cintakannya pada ilmu.

Ulama yang juga kerap dipanggil Abu Usamah ini termasuk ulama yang sangat produktif dalam menulis buku atau meneliti kitab-kitab peninggalan terdahulu.

Beliau  menghabiskan waktu lebih dari empat puluh tahun berkhidmat dengan hadith dengan menyunting manuskrip-manuskrip hadith dan sehingga lebih 200 jilid kitab dihasilkan.

Selain  menyunting beliau juga mentakrijkan hadits-hadits dan menyatakan taraf hadits tersebut. Di antara kitab yang disunting adalah Siyar a’Lam al-Nubala lebih kurang 30 jilid, Musnad Imam Ahmad 50 jilid, Shahih Ibn Hibban Bi Sharh Ibn Libban 14 jilid, Sunan at-Tirmidzi sebanyak 6 Jilid, Riyadhus shalihin oleh An-Nawawi sebanyak satu jilid.

“Salah satu bukti kesungguhan dan kepakaran beliau adalah tahqīq dan takhrīj al-Musnad Imam Ahmad Ibn Hanbal sampai 51 Jilid, “ujar peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) Asep Sobari.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kartunis Nabi di Denmark Pensiun

Kartunis Nabi di Denmark Pensiun

AS Bangun Megah Pangkalannya di Bagram

AS Bangun Megah Pangkalannya di Bagram

Untuk Cerai Pernikahan Antar Negara Butuh Rp 3 Milyar

Untuk Cerai Pernikahan Antar Negara Butuh Rp 3 Milyar

10.000 Tentara Saudi Dilatih di Pakistan

10.000 Tentara Saudi Dilatih di Pakistan

Warga Naturalisasi Bekas Agen CIA Ditangkap karena Spionase untuk Kepentingan China

Warga Naturalisasi Bekas Agen CIA Ditangkap karena Spionase untuk Kepentingan China

Baca Juga

Berita Lainnya