Rabu, 3 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Internasional

Sepupu George Bush, Billy Bush, Kehilangan Pekerjaan karena Ngobrol Cabul dengan Donald Trump

Donald Trump dan Billy Bush (kanan), menuju lokasi syuting Acces Hollywod tahun 2005.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Pembawa acara televisi Billy Bush diberhentikan sementara oleh stasiun televisi NBC setelah rekaman video berisi pembicaraan cabulnya bersama Donald Trump menimbulkan kehebohan.

Pengelola program Today di NBC, Noah Oppenheim, menulis memo untuk para stafnya dan mengatakan bahwa “tidak ada pemakluman untuk bahasa dan perilaku yang ditunjukkan oleh Billy dalam rekaman video tersebut.”

Dalam video hasil rekaman tahun 2005 itu, Trump dan Bush berbincang-bincang santai dalam sebuah kendaraan bus, saat keduanya sedang menuju lokasi syuting Access Hollywood. Ketika itu Bush menjadi pembawa acara besutan NBC yang menghadirkan pesohor-pesohor dari Hollywood itu. Bush dan Trump bicara tentang hubungan seks, meraba-raba tubuh perempuan, tentang kemolekan tubuh wanita, dan bahkan Bush meminta seorang wanita muda pembawa acara tersebut memberikan pelukan untuk Donald Trump.

Billy Bush, yang merupakan sepupu satu kakek dengan mantan presiden AS George W. Bush, mengaku malu dengan obrolan cabul yang dilakukannya bersama Donald Trump itu.

“Tidak dapat dimaklumi, tapi itu terjadi 11 tahun silam, ketika saya masih muda, kurang dewasa dan bertindak bodoh dengan perbuatan iseng. Saya sangat menyesal,” kata Billy Bush seperti dikutip BBC Senin (10/10/2016).

Kemunculan video itu mengakibatkan sejumlah politisi senior Partai Republik menarik dukungannya atas calon presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ketua parlemen Paul Ryan, politisi Partai Republik paling senior, bahkan menyatakan tidak bersedia membela Trump dan bisa menerima jika capres Demokrat Hillary Clinton yang memenangi pemilu presiden mendatang.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Presiden Mugabe: Perusahaan Tambang Asing Merampok Berlian Zimbabwe

Presiden Mugabe: Perusahaan Tambang Asing Merampok Berlian Zimbabwe

Hakim Uni Eropa: Bos Bisa Larang Jilbab dan Salib di Tempat Kerja

Hakim Uni Eropa: Bos Bisa Larang Jilbab dan Salib di Tempat Kerja

China Miliki 40 Ribu Masjid

China Miliki 40 Ribu Masjid

Malaysia Terlambat Tangani Covid-19 Klaster Jamaah Tabligh

Malaysia Terlambat Tangani Covid-19 Klaster Jamaah Tabligh

Kedutaan Suriah di Berlin Dirusak Massa

Kedutaan Suriah di Berlin Dirusak Massa

Baca Juga

Berita Lainnya