Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Nigeria Sita Uang Tunai $800.000 dari Penggerebekan Korupsi Hakim Senior

Pelantikan Presiden Nigeria Muhammadu Buhari.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Dinas keamanan Nigeria mengatakan pihaknya berhasil menyita uang tunai sebanyak $800.000 (sekitar 10,4 miliar rupiah) dalam operasi pemberantasan korupsi di kalangan hakim senior.

DSS mengatakan penggerebekan dilakukan selama beberapa hari lalu dan sejumlah hakim telah ditangkap, lapor BBC Ahad (9/10/2016).

“Penggeledahan berhasil mengungkap keberadaan uang tunai terdiri dari berbagai pecahan, baik berupa mata uang lokal maupun asing, dengan nilai riil beberapa juta naira, beserta dokumen-dokumen yang menegaskan perbuatan haram para hakim ini,” kata DSS.

“Kami selama ini memantau gaya hidup mahal dan mewah sebagian hakim dan juga menerima pengaduan dari masyarakat yang resah terkait praktek manipulasi putusan perkara berdasarkan sejumlah uang yang dibayarkan (jual-beli putusan, red).”

Pernyataan DSS itu menyebutkan bahwa penegak hukum yang terlibat korupsi terdiri dari para hakim mahkamah agung, pengadilan banding dan pengadilan tinggi.

Nama-nama para tersangka tidak diungkap ke publik.

Sejak menduduki kursi kepresiden tahun lalu, Muhammadu Buhari berjanji akan memberantas praktek korupsi yang merajalela di kalangan pejabat. Seperti diketahui, di era pemerintahan yang dipimpin oleh politisi Kristen dari Partai Rakyat Demokrat (2010-2015), Goodluck Jonathan, Nigeria dikenal luas sebagai negara korup bahkan termasuk yang paling korup di kawasan Afrika dan dunia.

Muhammadu Buhari adalah bekas penguasa militer di Nigeria, yang dikenal sebagai prajurit dan perwira berdisiplin tinggi serta tidak mempan disuap. Pemberantasan korupsi merupakan janji kampanyenya, ketika bertarung dalam pemilu tahun lalu melawan Goodluck Jonathan.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pesantren Gontor Dibahas Hingga di Rusia

Pesantren Gontor Dibahas Hingga di Rusia

Muhammadiyah Harap Jamaah Tabligh Patuhi Kebijakan Pemerintah India

Muhammadiyah Harap Jamaah Tabligh Patuhi Kebijakan Pemerintah India

Pengurus Al-Watan Mesir Ramai-Ramai Mengundurkan Diri

Pengurus Al-Watan Mesir Ramai-Ramai Mengundurkan Diri

Serukan Pembunuhan Semua Muslim di Inggris, Warga Wales Dibui

Serukan Pembunuhan Semua Muslim di Inggris, Warga Wales Dibui

Pemimpin Korut Kim Jong Il Meninggal Dunia

Pemimpin Korut Kim Jong Il Meninggal Dunia

Baca Juga

Berita Lainnya