Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Paus Fransiskus Marah Bekas Biarawati Kawin dengan Pasangan Lesbi

ilustrasi
Bagikan:

Hidayatullah.com—Paus Fransiskus mengaku marah dan bersedih mendengar dua bekas biarawati telah melakukan perkawinan dalam seremoni sipil di Italiayang berlangsung bulan lalu.

Perihal kemarahan Paus Fransiskus terkait keputusan dua mantan biarawati telah  disampaian Wakil Menteri Luar Negeri Vatikan, Uskup Agung Angelo Becciu.

“Betapa besar kesedihan di wajah Paus ketika saya membacakan berita kedua biarawati yang menikah itu!” tulis Becciu dalam postingannya di Twitter seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (08/10/2016).

Seperti telah banyak diberitakan media internasional, kedua mantan biarawati tersebut –Federica dan Isabel—melakukan perkawinan di catatan sipil di Kota Pinerolo, dekat Turin Italia utara pada bulan September. Keduanya memanfaatkan Undang-Undang (UU) yang disetujui pemerintah Italia tahun ini, yang menawarkan pengakuan hukum bagi pasangan homoseksual dan LGBT.

Pasangan lesbian tersebut mengatakan, keduanya saling jatuh cinta saat bertugas sebagai misionaris di Guinea-Bissau, Afrika Barat. Federica (44) berasal dari Italia dan Isabel (40) berasal dari Amerika Selatan, demikian kutip media lokal, La Repubblica.

Keduanya mengatakan, mereka bisa saja melakukan apa yang dilakukan para biarawati lainnya dengan hidup bersama di sebuah biara dan menyembunyikan hubungan mereka. Namun keduanya memilih untuk jujur atas hubungan mereka.

“Ada begitu banyak kasus pastur atau biarawati menyembunyikan hubungan mereka dengan pria atau wanita,” ujar pasangan lesbi tersebut.

Kepada La Repubblica, kedua wanita itu mengaku merasa diabaikan ketika mereka memutuskan untuk meninggalkan biara. “Kami merasa sendirian, lebih dari itu, kami merasa diabaikan,” imbuh pasangan tersebut.

“Tuhan ingin orang-orang bahagia, hidup cinta dalam cahaya matahari,” Isabel, dari Amerika Latin mengatakan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia La Stampa.

“Kami menyerukan gereja kita untuk menyambut semua orang yang saling mencintai,” tambah Federica.

Berdasarkan Kristen

Sebelum ini, tepatnya Januari 2016 lalu,  Paus Fransiskus telah memberikan peringatan keras tentang debat di Italia yang dilakukan menjelang  pemungutan suara untuk pelegalan dan pengakuan terhadap pernikahan pasangan homoseksual.

Debat ini dilakukan oleh Senat Italia  untuk melanjutkan proses rancangan undang-undang (RUU) untuk legalisasi pernikahan sipil kelompok homoseksual.

Revisi Ajaran Gereja, Vatikan Toleransi Homo dan Perceraian

Pihak Vatikan menegaskan Gereja Katolik tetap memegang teguh bahwa pernikahan yang Tuhan kehendaki adalah antara pria dan wanita.

“Keluarga, dibangun dalam sebuah pernikahan yang tidak terpisahkan dan yang memungkinakan prokreasi, ini adalah bagian dari impian Tuhan dan Gereja-Nya untuk keselamatan umat manusia,” demikian pernyataan Paus dirilis Vatikan.

Keberadaan Vatikan sendiri sering dianggap sebagai alasan mengapa Italia merupakan negara terakhir di Eropa yang belum melegalkan pernikahan sesama jenis. Sementara posisi Gereja Katolik menegaskan menolak pernikahan sesama jenis  da kebenaran Firman Tuhan tidak bisa dikompromikan.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Sejuknya Pertemuan Ulama ‘Dua Sayap untuk Masjidil Aqsha’ di Istanbul

Sejuknya Pertemuan Ulama ‘Dua Sayap untuk Masjidil Aqsha’ di Istanbul

Setengah orang Jerman Memandang Islam Sebagai Ancaman

Setengah orang Jerman Memandang Islam Sebagai Ancaman

Pulang Perang 33.000 Tentara Inggris Kecanduan Miras dan Mengganas

Pulang Perang 33.000 Tentara Inggris Kecanduan Miras dan Mengganas

Wanita Iran Ini Senang Dikunjungi dan Didoakan Raja Saudi

Wanita Iran Ini Senang Dikunjungi dan Didoakan Raja Saudi

Vaksin Covid-19 Buatan Moderna akan Diujicobakan ke 30.000 Orang Sehat

Vaksin Covid-19 Buatan Moderna akan Diujicobakan ke 30.000 Orang Sehat

Baca Juga

Berita Lainnya