Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Bantuan Kedua Turki pada Masyarakat Gaza Tiba di Pelabuhan Ashdod

Aljazeera
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintah Turki kembali mengirim bantuan kedua  kepada masyarakat Gaza.  Bantuan dikirim melalui kapal  berangkat dari Kota Mersin, Turki menuju Pelabuhan Ashdod,  Israel.

“Kapal membawa 100 kursi roda, 1.000 sepeda, 100.000 kotak dan ransel yang berisi perlengkapan sekolah, 300.000 potong pakaian, 1.288 ton tepung, 170 ton beras, 64 ton gula, 95 ton minyak sayur dan 350.000 popok,” kata seorang pejabat Turki sebagaimana dikutip Aljazeera  Sabtu (04/09/2016).

Sebagaimana diketahui, Turki dan  Israel mencapai kesepakatan normalisasi  hubungan pada akhir Juni lalu. Kedua negara tersebut sepakat mengakhiri keretakan hubungan selama enam tahun yang dipicu oleh serangan Israel  pada Kapal Mavi Marmara yang merupakan bagian dari armada kebebasan (Freedom Flotilla) yang menewaskan 10 aktivis Turki pada tahun 2010.

“Ini adalah pengiriman kedua dari bantuan kemanusiaan ke Gaza sejak kesepakatan dicapai dengan pemerintah Israel untuk menormalkan hubungan,” kata pejabat itu.

“Kami berharap barang yang akan didistribusikan kepada rakyat Gaza sudah tiba sebelum liburan mendatang (Idul Adha). Selain bahan bantuan rutin, kami menambahkan hadiah untuk anak-anak Palestina seperti sepeda,” tambahnya

Setelah dicapai kesepakatan pada bulan Juni antara  Israel dan Turki, sebuah kapal Turki sebelumnya tiba di pelabuhan Ashdod di awal Juli. Bantuan tersebut kemudian dibawa ke Gaza melalui truk. Bantuan kali ini rencananya akan dilakukan dengan cara yang sama.

Selama proses negosiasi yang menyebabkan kesepakatan, Ankara telah menyerukan “Israel” untuk mencabut blokade yang sudah berlangsung selama delapan tahun di Gaza, namun ditolak oleh  Israel. Akhirnya dicapai kesepakatan bahwa Ankara bisa mengirimkan bantuan ke Gaza melalui pelabuhan  Israel.

Nagham Mohanna, yang bekerja di  Gaza Center for Media Freedom  menyampaikan bahwa  bantuan Turki ke Gaza merupakan langkah positif. Namun dia berharap akan ada langkah lebih lanjut yang mendorong  Israel untuk mengakhiri blokade di wilayah tersebut.

“Masyarakat Gaza membutuhkan langkah kongkret menuju pencabutan blokade serta membuka perbatasan. Mereka harus keluar dari penjara besar ini dan memiliki martabat sebagaimana orang lain miliki,” katanya.*/Luqman Hakim

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Malaysia Ingatkan Orangtua Tanda-tanda Gay pada Anak

Malaysia Ingatkan Orangtua Tanda-tanda Gay pada Anak

Presiden Berpidato di Forum Ekonomi Islam Dunia

Presiden Berpidato di Forum Ekonomi Islam Dunia

IMF: Ekonomi Palestina Melambat Akibat Blokade Israel

IMF: Ekonomi Palestina Melambat Akibat Blokade Israel

Coronavirus: Antrean Panjang di Pos Pemeriksaan Memasuki Manila

Coronavirus: Antrean Panjang di Pos Pemeriksaan Memasuki Manila

Al-Azhar Tolak RUU Sukuk Mesir

Al-Azhar Tolak RUU Sukuk Mesir

Baca Juga

Berita Lainnya