Senin, 20 September 2021 / 12 Safar 1443 H

Internasional

Penyerang Kereta Jerman Balas Dendam Kematian Temannya di Afghanistan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kejaksaan di Jerman mengatakan bahwa remaja pelaku serangan dengan kapak di kereta di Wuerzburg mendengar kabar bahwa seorang temannya terbunuh di Afghanistan dan dia ingin membalas dendam.

Remaja 17 tahun itu, yang datang ke Jerman setahun lalu sebagai seorang pengungsi anak tanpa pendamping, melukai empat orang, dua di antaranya kritis, dalam serangan hari Senin malam (18/7/2016).

Dia ditembak mati saat berusaha melarikan diri.

Hari Selasa, ISIS merilis sebuah rekaman video yang menunjukkan remaja itu membuat ancaman.

Dalam video itu, remaja tersebut sambil mengacung-acungkan sebilah pisau mengatakan dirinya adalah seorang prajurit ISIS yang siap melakukan misi bunuh diri.

Pejabat Jerman kemudian mengatakan aparat menemukan gambar lukisan tangan bendera ISIS di kamarnya.

Jaksa wilayah Bavaria Erik Ohlenschlager mengatakan remaja itu seorang Muslim yang taat dan ingin membalas dendam terhadap “orang-orang kafir” yang melukai teman-temannya.

Ohlenschlager mengatakan serangan itu “jelas-jelas bermotif politik,” lapor BBC Selasa (19/7/2016).

Namun, Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann mengatakan tidak ada indikasi remaja itu memiliki kontak langsung dengan ISIS.

Menurut Herrmann, orang-orang yang berinteraksi dengan remaja itu beberapa bulan terakhir menggambarkan bahwa dia pemuda yang kalem dan pendiam, dan mereka tidak paham mengapa anak itu bisa bertindak demikian.

Remaja itu pergi ke masjid pada kesempatan-kesempatan tertentu. Herrmann mengatakan tidak seorang pun yang melihat tanda-tanda perilaku radikal pada anak itu dan tidak pula ada tanda-tanda dia berkaitan langsung dengan jaringan “jihadis” (istilah Barat untuk menyebut militan-militan Muslim, red).

Remaja itu ditempatkan di sebuah keluarga angkat sejak pindah dari sebuah penampungan pengungsi di kota itu dua pekan lalu.

Dia ditempatkan magang kerja di sebuah pabrik roti, dan kemungkinan akan menjadi karyawan bergaji tidak lama lagi.

Herrmann membela tindakan petugas yang menembak mati remaja itu, karena dia berusaha menyerang polisi dengan mengayunkan kapaknya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Inggris Tangkap Warganya yang Pulang dari Suriah

Inggris Tangkap Warganya yang Pulang dari Suriah

Pilu Pengungsi Rohingya: Diburu di Dalam Negeri, Ditolak Negara Tetangga

Pilu Pengungsi Rohingya: Diburu di Dalam Negeri, Ditolak Negara Tetangga

Dituduh Mencabuli Remaja, Pendeta Anggota DPRD Kentucky Bunuh Diri

Dituduh Mencabuli Remaja, Pendeta Anggota DPRD Kentucky Bunuh Diri

Turis Prancis Didenda €1.000 karena Ambil 2Kg Pasir Pantai Sardinia

Turis Prancis Didenda €1.000 karena Ambil 2Kg Pasir Pantai Sardinia

Senator McCain Peringatkan Trump Soal Kursi Pengusaha Senjata di Pentagon

Senator McCain Peringatkan Trump Soal Kursi Pengusaha Senjata di Pentagon

Baca Juga

Berita Lainnya